Breaking News:

Berita Kota Malang

Sempat Anjlok, Harga Cabai Rawit dan Bawang Putih di Kota Malang Mulai Merangkak Naik

Sempat anjlok, kini harga cabai rawit dan bawang putih di Kota Malang mulai merangkak naik. Stok pun melimpah.

Penulis: Rifki Edgar | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Rifki Edgar
Harga cabai rawit di Pasar Besar Kota Malang mulai merangkak naik, Jumat (10/9/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Rifki Edgar

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Harga cabai rawit dan bawang putih di Pasar Besar Kota Malang mulai merangkak naik, Jumat (10/9/2021).

Harganya pun kini berkisar antara Rp 24.000 per kilogram untuk bawang putih, dari sebelumnya berada di kisaran harga Rp 22.000 per kilogram.

Begitu juga untuk cabai rawit, yang kini telah merangkak naik di angka Rp 18.000 per kilogram dari sebelumnya hanya Rp 15.000.

Aliyah, seorang pedagang sayur mayur di Pasar Besar Kota Malang mengatakan, naiknya harga ini terjadi sejak sepekan yang lalu.

Sedangkan untuk cabai rawit merangkak naik mulai dua atau tiga hari yang lalu.

"Minggu lalu harga cabai, bawang, ini sempat anjlok. Tapi sekarang mulai naik pelan-pelan per Rp 1.000 hingga saat ini Rp 2.000-3.000," ucapnya.

Meski harga mulai naik, Aliyah mengaku, permintaan dari konsumen masih kurang.

Padahal, di musim kemarau ini kondisi bawang putih dan cabai rawit bagus-bagus.

Berbeda dengan di musim hujan yang kondisinya banyak yang kurang bagus.

Baca juga: Pelebaran Jalan di Sekitaran Jembatan Tlogomas Kota Malang Dianggarkan Rp 1,5 Miliar

Dalam sehari, Aliyah hanya mampu menjual cabai rawit di kisaran 15-20 kilogram saja.

"Dengan kondisi saat ini, kami takut menyetok. Jadi kami tinggal ambil aja. Karena kalau nyetok takutnya rusak, meski cabainya ini bagus-bagus," ucapnya.

Selain cabai rawit dan bawang putih yang mulai merangkak naik, harga kebutuhan pokok lainnya seperti bawang merah dan cabai merah besar juga mulai naik.

Untuk bawang merah harganya Rp 26.000, sedangkan cabai merah besar Rp 18.000.

"Memang kalau musim kemarau kondisinya bagus-bagus, stok melimpah. Beda dengan musim hujan. Stok sedikit, banyak yang rusak. Dan harganya juga naik," tandasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved