Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Gas Elpiji 3 Kg Tak Dijual Bebas Pada Tahun 2022, 'Khusus untuk Masyarakat Pemilik Kartu Sembako'

Siap-siap tahun depan gas elpiji 3 kg tak lagi bisa dimiliki bebas. Khusus bagi pemilik Kartu Sembako. Begini kata Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Editor: Hefty Suud
TribunJatim.com/Aminatus Sofya
Ilustrasi - Gas elpiji 3 kg. 

Subsidi elpiji 3 kilogram misalnya, hanya 36 persen saja dari total subsidi yang dinikmati oleh 40 persen masyarakat termiskin.

Operasi pasar elpiji 3 kilogram di Lamongan di hari pertama masuk kerja setelah liburan Lebaran, Kamis (21/6/2018).
Operasi pasar elpiji 3 kilogram di Lamongan di hari pertama masuk kerja setelah liburan Lebaran, Kamis (21/6/2018). (SURYA/HANIF MANSHURI)

Sementara di sisi lain, 40 persen orang terkaya justru menikmati 39,5 persen dari total subsidi.

Dengan adanya perubahan ini pihaknya berharap, subsidi berjalan dengan konsep harga yang tepat, tetapi tetap melindungi masyarakat miskin dan masyarakat rentan.

Dana yang berhasil dihemat akan digunakan untuk meningkatkan anggaran perlindungan sosial, mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga infrastruktur.

"Kami menyiapkan langkah-langkah yang diperlukan dalam proses transformasi ini. Secara keseluruhan anggarannya semakin berkualitas," jelas dia beberapa waktu lalu.

Anggaran

Sri Mulyani mengatakan, menunggu kesiapan semua pihak peralihan ini bakal disiapkan secara bertahap.

Karena itu, pemerintah masih menyiapkan anggaran untuk subsidi sebesar Rp 134 triliun tahun depan.

Jumlah tersebut melonjak sebesar Rp 4,3 persen dari alokasi subsidi energi tahun 2021.

Anggaran digunakan untuk melanjutkan pemberian subsidi tetap solar, mengarahkan pelaksanaan kebijakan subsidi elpiji tabung 3 kilogram dan subsidi listrik menjadi subsidi berbasis Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), dan mendorong energi baru terbarukan secara bertahap.

"Untuk subsidi non-energi Rp 72,9 triliun, jadi total subsidi mencapai lebih dari Rp 306 triliun, termasuk untuk subsidi pupuk petani, subsidi bunga kredit program, dan PSO terutama untuk layanan transportasi publik, dan subsidi pajak," ucap Sri Mulyani.

Selain itu, peralihan subsidi elpiji dan listrik perlu mempertimbangkan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat. Namun, peralihan harus tetap dilakukan agar subsidi lebih tepat sasaran dan mengurangi kebocoran anggaran sehingga tercipta spending better.

Artikel ini telah tayang di TribunStyle.com dengan judul MULAI 2022 Gas Elpiji 3 Kg Tak Lagi Dijual Bebas, Masyarakat Harus Punya Kartu Sembako

Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved