Breaking News:

Berita Kota Malang

Kecelakaan di Jalan Raya Gadang Kota Malang, Satu Orang Tewas, Pengendara Motor Kabur

Terjadi kecelakaan di Jalan Raya Gadang Kota Malang, satu orang tewas di lokasi kejadian, sementara pengendara motor kabur.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com/Satlantas Polresta Malang Kota
Jenazah korban kecelakaan di Jalan Raya Gadang Malang dievakuasi oleh tim medis PMI Kota Malang, Minggu (12/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Terjadi kecelakaan di Jalan Raya Gadang, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Minggu (12/9/2021) sekitar pukul 05.00 WIB.

Akibat kejadian tersebut, seorang pengendara motor tewas.

"Kejadian bermula, ketika sebuah sepeda motor yang belum diketahui merek dan nomor polisinya berjalan dari arah selatan ke utara. Motor yang belum diketahui identitasnya itu, mendahului dari kanan sepeda motor Honda Beat nopol N-3451-GQ yang sedang berjalan searah di depannya," ujar Kanit Laka Lantas Satlantas Polresta Malang Kota, Iptu Saiful Ilmi kepada TribunJatim.com, Minggu (12/9/2021).

Bersamaan dengan itu, terjadi kecelakaan lalu lintas antara dua sepeda motor tersebut.

Namun bukannya berhenti, pengendara sepeda motor yang belum diketahui identitasnya itu langsung meninggalkan lokasi kejadian.

"Kejadian laka lantas itu, membuat pengendara sepeda motor Honda Beat nopol N-3451-GQ terjatuh dan meninggal dunia di lokasi kejadian," tambahnya.

Diketahui, korban pengendara sepeda motor Honda Beat nopol N-3451-GQ adalah seorang wanita bernama Faradila Rahayu (21), warga Desa Bakalan, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang.

Setelah kejadian itu, Unit Laka Lantas Satlantas Polresta Malang Kota bersama tim medis PMI Kota Malang tiba di lokasi kejadian.

Baca juga: Menuju Malang Raya Bermasker, Kapolri Apresiasi Penurunan Level PPKM di Jawa Timur

Petugas segera membawa jenazah korban ke Kamar Jenazah Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang.

Ilmi menuturkan, pihaknya langsung melakukan penyelidikan atas kejadian tabrak lari tersebut.

"Upaya yang kami lakukan, yang pertama yaitu mencari saksi-saksi yang ada di TKP untuk dimintai keterangan. Lalu upaya kedua, mencari data rekaman kamera CCTV yang ada di sekitar lokasi kejadian," terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ilmi juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak kabur apabila terlibat kecelakaan.

"Melarikan diri setelah terlibat kejadian laka lantas, merupakan hal yang salah. Apabila terlibat laka lantas, kami mengimbau kepada masyarakat untuk jangan kabur dari lokasi kejadian. Lebih baik hubungi pihak kepolisian terdekat, dan anggota akan datang ke lokasi untuk mengecek kondisi di lokasi kejadian," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved