Breaking News:

Berita Malang

Yoga, Karyawan Pabrik Rokok di Malang yang Pernah Bawa Nama Indonesia ke Kancah Internasional

Yoga Dirgantara, karyawan pabrik rokok di PT Merapi Agung Lestari Malang yang pernah membawa nama Indonesia ke kancah internasional.

Penulis: Benni Indo | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Benni Indo
Yoga Dirgantara (31), seorang karyawan di pabrik rokok PT Merapi Agung Lestari (MAL) Malang. Warga Kota Malang ini merupakan seorang tuli yang telah bekerja di PT Merapi Agung Lestari Malang sejak 2009, lalu menjadi karyawan tetap mulai 2011, saat ditemui pada Minggu (19/9/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Benni Indo

TRIBUNJATIM.COM, KOTA BATU - Yoga Dirgantara (31) adalah seorang karyawan di pabrik rokok PT Merapi Agung Lestari (MAL) Malang.

Warga Kota Malang ini merupakan seorang tuli yang telah bekerja di PT Merapi Agung Lestari Malang sejak tahun 2009. Lalu menjadi karyawan tetap mulai 2011.

Setiap harinya, Yoga bekerja di bagian pres ball, yakni bagian memasukkan rokok ke bungkusnya.

Dalam pengakuannya, ia mendapatkan kesempatan bekerja karena tempat sekolahnya bekerja sama dengan perusahaan.

Saat ditemui Tribun Jatim Network, Yoga sedang berkumpul dengan teman-temannya di komunitas Akar Tuli.

Berkomunikasi dengan orang tuli memang berbeda, namun tidaklah sulit. Jika tidak bisa menggunakan bahasa isyarat, mereka bisa memahami gerak bibir. Cara lain adalah dengan menggunakan tulisan.

Dalam pertemuan itu, Yoga menceritakan kisah mulanya ia bisa bekerja. Ia menjalani masa pendidikan di SMA LB di Kota Malang. Setelah lulus, ibunya sempat menawari untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Namun karena saat itu belum ada akses bagi tuli untuk kuliah, Yoga tidak melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi. Yoga lebih memilih terjun ke dunia kerja.

Melalui lembaga pendidikan tempat ia mengemban ilmu dulu, akhirnya ia masuk ke PT Merapi Agung Lestari Malang.

Yoga bukan sembarang buruh, ia pernah membawa nama Indonesia di ajang internasional, yakni ketika terpilih menjadi Mr Deaf Indonesia 2014. Atas pencapaiannya itu, ia terbang ke London, Inggris, untuk mengikuti ajang Miss & Mister Deaf World.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved