Breaking News:

OTT KPK di Probolinggo

Kantor Inspektorat Kabupaten Probolinggo Digeledah KPK, Tutug Edi Utomo: Mohon Maaf

Penggeledahan berlanjut, Kantor Inspektorat Kabupaten Probolinggo giliran diobok-obok KPK, Tutug Edi Utomo: Mohon maaf.

Penulis: Danendra Kusuma | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Danendra Kusuma
Suasana Kantor Inspektorat Kabupaten Probolinggo usai digeledah penyidik KPK, Rabu (29/9/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Danendra Kusuma

TRIBUNJATIM.COM, PROBOLINGGO - Kantor Inspektorat Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, turut menjadi sasaran penggeledahan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (29/9/2021).

Berdasarkan informasi, penyidik KPK datang ke kantor yang berada di Jalan Panglima Sudirman Nomor 40, Kelurahan Semampir, Kecamatan Kraksaan, sekitar pukul 16.00 WIB, dengan menumpang empat mobil.

Sementara penggeledahan rampung pada pukul 20.00 WIB. 

Artinya, proses penggeledahan berlangsung hingga empat jam. 

Tak diketahui pasti jumlah koper yang dibawa penyidik KPK usai melakukan penggeledahan. 

Sementara, Kepala Inspektorat Kabupaten Probolinggo, Tutug Edi Utomo tak dapat menjelaskan banyak terkait penggeledahan saat dikonfirmasi Tribun Jatim Network.

Pesan singkat yang dikirimkan melalui aplikasi WhatsApp hanya dibalas dengan permohonan maaf.

"Mohon maaf," jawabnya singkat.

Di hari yang sama, selain Kantor Inspektorat Kabupaten Probolinggo, penyidik KPK juga menggeledah Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Dinas Perikanan, serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Probolinggo.

Penggeledahan tersebut dilakukan menyangkut kasus dugaan jual beli jabatan kepala desa, yang menyeret Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari dan suaminya Hasan Aminuddin, Doddy Kurniawan (DK), aparatur sipil negara (ASN)/Camat Krejengan, Kabupaten Probolinggo, serta Muhammad Ridwan selaku ASN/Camat Paiton, Kabupaten Probolinggo sebagai tersangka penerima.

Baca juga: Geledah Kantor Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Probolinggo, Penyidik KPK Curiga Dokumen Dibuang

Sementara 18 orang sebagai pemberi merupakan ASN Pemkab Probolinggo, yaitu Sumarto (SO), Ali Wafa (AW), Mawardi (MW), Mashudi (MU), Maliha (MI), Mohammad Bambang (MB), Masruhen (MH), Abdul Wafi (AW), Kho'im (KO).

Selanjutnya, Akhmad Saifullah (AS), Jaelani (JL), Uhar (UR), Nurul Hadi (NH), Nuruh Huda (NUH), Hasan (HS), Sahir (SR), Sugito (SO), dan Samsudin (SD).

Saat ini, seluruh tersangka sudah ditahan oleh KPK.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved