Breaking News:

OTT KPK di Probolinggo

Geledah Kantor Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Probolinggo, Penyidik KPK Curiga Dokumen Dibuang

Geledah Kantor Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Probolinggo, penyidik KPK curigai ada dokumen yang dibuang di tempat sampah.

Penulis: Danendra Kusuma | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Danendra Kusuma
Penyidik KPK tengah memeriksa tempat sampat yang berada di depan Kantor Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Probolinggo, Rabu (29/9/2021).  

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Danendra Kusuma

TRIBUNJATIM.COM, PROBOLINGGO - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencurigai bukti dokumen yang diduga bagian dari perkara kasus dugaan jual beli jabatan di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, dibuang ke tempat sampah.

Kecurigaan itu muncul saat penyidik KPK menggeledah Kantor Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Probolinggo di Jalan Raya Dringu, Kecamatan Dringu, Rabu (29/9/2021).

Sekitar pukul 12.00 WIB, penyidik KPK didampingi seorang pegawai Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan memeriksa tempat sampah.

Lokasi tempat sampah berada tepat di depan kantor tersebut.

Penyidik KPK pun mengais tumpukan sampah.

Sampah didominasi jenis plastik, kertas, ranting pohon dan dedaunan. Sekilas ada sisa-sisa sampah yang hangus terbakar.

Beberapa sampah kertas diteliti oleh penyidik KPK.

Proses pengecekan tumpukan sampah berlangsung singkat, sekitar 5 menit. Usai memeriksa, penyidik kembali masuk ke kantor.

Baca juga: Update OTT KPK di Probolinggo, Penyidik Amankan Bukti Dokumen dan Elektronik usai Geledah 4 Lokasi

Penggeledahan di Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Probolinggo dilakukan menyangkut kasus dugaan jual beli jabatan kepala desa, yang menyeret Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari dan suaminya Hasan Aminuddin, Doddy Kurniawan (DK), aparatur sipil negara (ASN)/Camat Krejengan, Kabupaten Probolinggo, serta Muhammad Ridwan selaku ASN/Camat Paiton, Kabupaten Probolinggo sebagai tersangka penerima.

Sementara 18 orang sebagai pemberi merupakan ASN Pemkab Probolinggo, yaitu Sumarto (SO), Ali Wafa (AW), Mawardi (MW), Mashudi (MU), Maliha (MI), Mohammad Bambang (MB), Masruhen (MH), Abdul Wafi (AW), Kho'im (KO).

Selanjutnya, Akhmad Saifullah (AS), Jaelani (JL), Uhar (UR), Nurul Hadi (NH), Nuruh Huda (NUH), Hasan (HS), Sahir (SR), Sugito (SO), dan Samsudin (SD).

Saat ini, seluruh tersangka sudah ditahan oleh KPK.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved