Breaking News:

Berita Kota Malang

Wali Kota Malang Sutiaji Legowo Divonis Bersalah Langgar Prokes: Saya Warga Negara, Tak Ada Bedanya

Wali Kota Malang Sutiaji mengaku legowo divonis bersalah melanggar prokes Covid-19: Saya warga negara dan tidak ada bedanya.

Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Erwin Wicaksono
Wali Kota Malang, Sutiaji menyatakan dirinya legowo menerima putusan bersalah atas perkara pelanggaran protokol kesehatan Covid-19 (virus Corona). Orang nomor satu di Pemkot Malang itu baru saja menjalani sidang putusan di Pengadilan Negeri Kepanjen Malang pada Selasa (12/10/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Erwin Wicaksono

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Wali Kota Malang, Sutiaji menyatakan legowo menerima putusan bersalah atas perkara pelanggaran protokol kesehatan (prokes) Covid-19 (virus Corona).

Orang nomor satu di Pemkot Malang itu baru saja menjalani sidang putusan di Pengadilan Negeri Kepanjen Malang pada Selasa (12/10/2021).

"Iya kita ikuti prosedurnya. Saya menjadi warga negara dan tidak ada bedanya. Apa yang sudah diputuskan kami hormati," ujar Sutiaji.

Pada kasus ini, politisi Partai Demokrat itu divonis hukuman denda Rp 25 juta atau digantikan dengan kurungan selama 15 hari karena melanggar protokol kesehatan Covid-19.

Dua pejabat Pemkot Malang lain yang juga dinyatakan bersalah adalah Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Erik Setyo Santoso, yang vonis denda Rp 15 juta atau digantikan kurungan 10 hari, dan Kepala Bagian Umum, Arif Tri Sistiawan divonis denda Rp 10 juta atau kurungan 8 hari.

Menanggapi putusan tersebut, Sutiaji bahkan mengaku tidak ada yang dirugikan.

"Tidak ada yang dirugikan dalam keputusan ini," ujarnya singkat sembari meninggalkan lokasi ruang sidang.

Sementara itu, para pejabat Pemkot Malang dinyatakan bersalah telah melanggar Pergub Jatim Pasal 49.

Baca juga: Wali Kota Malang Divonis Bersalah Langgar Protokol Kesehatan usai Gowes ke Pantai, Didenda Rp25 Juta

Kasus pelanggaran protokol kesehatan Covid-19 itu bermula ketika rombongan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melakukan gowes atau bersepeda bersama menuju ke Pantai Kondangmerak pada Minggu 19 September 2021 lalu.

Sesampainya di lokasi, Wali Kota Malang, Sutiaji sempat dilarang masuk oleh petugas. Hingga akhirnya kasus tersebut viral di media sosial.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved