Breaking News:

Berita Gresik

Serunya Peringatan Tradisi Maulid Nabi Muhammad SAW di Pulau Bawean

Masyarakat pulau Bawean antusias memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Mereka membuat bingkisan dengan ukuran yang cukup besar

Penulis: Willy Abraham | Editor: Januar
Istimewa/TribunJatim.com
Bingkisan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Sa'adatuddarain Alun-Alun Sangkapura, Bawean, Selasa (19/10/2021). 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Willy Abraham

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Masyarakat pulau Bawean antusias memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Mereka membuat bingkisan dengan ukuran yang cukup besar.

Harus dua orang membawa bingkisan tersebut. Segala macam makanan, hingga kebutuhan masyarakat ada dalam bingkisan setinggi 1,5 meter tersebut.

Biaya yang dikeluarkan tidak main-main, satu bingkisan harganya mencapai jutaan rupiah. Warga di Pulau Putri sebutan pulau Bawean rela menghabiskan jutaan rupiah hanya untuk membuat berkat berukuran demi memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Tak lupa, diatas bingkisan dihiasi dengan bunga dan puluhan pecahan uang Rp 1.000 sampai Rp 10.000.

Pelaksanaan Maulid Nabi Muhammad digelar sejak pagi hingga siang hari. Selepas berdoa, dzikir dan ceramah agama, bingkisan kemudian dibagikan dengan sistem undian. Hal itu untuk menghindari aksi berebutan.

Baca juga: Info Lowongan Kerja Selasa, 19 Oktober 2021: Dicari Staf Kantor Gaji Rp 3-4 Juta, Ada Jenjang Karier

"Bingkisan ini sebagai bentuk rasa syukur karena masih bisa diberi kesehatan oleh Allah SWT memeriahkan maulid Nabi Muhammad SAW," ucap Nawati (38), warga Dusun Pateken Timur, Desa Kotakusuma, Kecamatan Sangkapura, Selasa (19/20/2021).

Sedangkan Takmir Masjid Sa'adatuddarain Alun-Alun Sangkapura, R Ali Masyhar menyatakan angkatan bingkisan ini dibagikan menurut nomor urut yang telah ditentukan oleh panitia Masjid Sa'adatuddarain.

"Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW setiap tahun di Pulau Bawean sangat meriah, dan ini sangat pas karena dihadiri juga oleh Bupati Gresik," kata dia.

Sementara Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyebut, budaya Maulid Nabi Muhammad di Pulau Bawean patut dilestarikan.

"Tradisi di Pulau Bawean harus dilestarikan. Maulid Nabi Muhammad SAW ajang kebersamaan warga dan mensyukuri nikmat Allah SWT," ujar Gus Yani. (wil)

Kumpulan berita Gresik terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved