Breaking News:

Berita Surabaya

Punya Bisnis Jual Beli Ekstasi, Juragan Kosan asal Sidoarjo Ditangkap

Kejahatan penyalahgunaan Narkotika semakin marak beredar di Kota Surabaya.  Hal itu membuat Satresnarkoba Polrestabes Surabaya terus berupaya

Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Firman Rachmanudin
Tersangka SH, juragan kos yang punya bisnis jual beli ekstasi saat di Mapolrestabes Surabaya. 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Firman Rachmanudin

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA –  Kejahatan penyalahgunaan narkotika semakin marak beredar di Kota Surabaya

Hal itu membuat Satresnarkoba Polrestabes Surabaya terus berupaya memburu para penyalahguna narkoba itu sampai ke akar-akarnya 

Kali ini, polisi kembali menangkap seorang pria berinsial SH alias Gendut (41) warga Pabean, Sedati, Sidoarjo pada hari Rabu tanggal 13 Oktober 2021 yang lalu.

SH yang meruoakan juragan kos itu ditangkap berdasarkan hasil pengembangan kasus dari tersangka FM yang telah diamankan sebelumnya.

Dari keterangan Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya, Kompol Daniel Marunduri, polisi menemukan barang bukti 27 butir pil ekstasi didalam tas tersangka saat dilakukan penggeledahan.

“Setelah diintrogasi, tersangka mengaku barang atau pil ektasi ini didapatkan dari temannya berinisial FM yang telah berhasil kami amankan sebelumnya. Tersangka membelinya dari FM dengan harga diatas 200.000 per butir, kemudian disimpannya dengan tujuan untuk dijual kembali demi mendapatkan keuntungan yang lebih,” jelas Kompol Daniel Marunduri saat dimintai keterangan, Jum’at (22/10/2021).

Baca juga: Polda Jatim Tangkap Calo Seleksi Akpol, Bermodus Mengaku Watannas, Korban Rugi Rp 2 M

Pil ekstasi tersebut biasa dijual oleh tersangka dengan harga 250 sampai 300 ribu rupiah per butirnya.

"Tersangka mengakui sudah tujuh kali membeli paket ekstasi itu dari FM," sebut Daniel.

Selain menjadi seorang juragan kosan, SH mengaku juga membutuhkan uang tambahan untuk memenuhi kebutuhannya.

"Menurut tersangka sekali beli itu sekitar 30 butir. Pil tersebut bisa habis dalam waktu satu sampai dua minggu," tandasnya.

Akibat perbuatannya, saat ini tersangka ditahan di Mapolrestabes Surabaya dan dikenakan Pasal 114 Ayat (2) Jo pasal 132 Ayat (1) Subsider Pasal 112 ayat (2) Jo pasal 132 Ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. 

Kumpulan berita Surabaya terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved