Berita Surabaya
1 Bandit Obok-obok Kampung di Banyu Urip Surabaya, 1 Motor Raib, Korban Menduga Ada Orang Dalam
Satu orang bandit terekam CCTV menyatroni perkampungan padat penduduk di Kampung Banyu Urip Kidul Bang 4A no 31, Banyu Urip, Sawahan Surabaya, Sabtu (
Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Ndaru Wijayanto
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Satu orang bandit terekam CCTV menyatroni perkampungan padat penduduk di Kampung Banyu Urip Kidul Bang 4A no 31, Banyu Urip, Sawahan Surabaya, Sabtu (30/10/2021) dini hari.
Alhasil, sebuah motor Honda Beat bernopol L-6258-UA milik seorang warga di perkampungan tersebut, raib.
Padahal, oleh sang pemilik, motor tersebut di parkir dalam keadaan dikunci setir, dan letaknya berada di depan rumah dalam gang sempit.
Menurut korban Chusnul Chotimah (26), jumlah pelaku yang bertindak sebagai eksekutor pencurian berjumlah satu orang.
Baca juga: Tirukan Konten Viral Salam dari Binjai, Puluhan Pohon Pisang di Lamongan Rusak Dipukuli Anak-anak
Hal itu, dibuktikan dari rekaman video CCTV di kawasan perkampungan sekitar area tempat kejadian perkara (TKP).
"Jam 03.15 WIB dini hari cuma tau hilangnya pas abis subuhan hilang di depan rumah pas," katanya saat dihubungi TribunJatim.com, Selasa (2/11/2021).
Baca juga: Parkir Sejenak di Teras Rumah, Scoopy Warga Tandes Digondol Maling, Suara Aneh Sempat Terdengar
Sebelum memilih mencuri motor milik keluarganya. Chusnul mengungkapkan, pelaku ternyata sempat berhasil membobol komponen kunci kontak motor Honda Scoopy milik tetangganya yang juga di parkir di sepanjang gang sempit tersebut.
Namun, karena pada bagian piringan rem cakram motor Scoopy itu, terdapat kunci ganda pengaman berupa gembok. Tak pelak membuat si pelaku mengurungkan niat, lantas mengganti sasaran motor yang dicurinya.
"Sebelum ambil motor Scoopy sudah di rusak kunci setirnya berhubung dikunci cakram akhirnya gak jadi maling nyari cari sepeda lain," jelasnya.
Baca juga: Sebentar Lagi Lunas, Motor Karyawati Butik di Sukolilo Malah Digondol 2 Bandit, Pelaku Terekam CCTV
Chusnul menduga pelakunya memiliki hubungan dengan pihak 'orang dalam' yang bermukim juga di perkampungannya.
Karena, si pelaku tidak merusak apapun; gembok atau komponen pagar, saat membuka pagar depan gang sempit tersebut.
Si pelaku begitu mudahnya membuka gembok pagar menggunakan kunci yang tepat sesuai karakteristik desain gemboknya.
"Pasti ada orang dalam yang bantuin dan minjemin kunci pagar satunya itu," tuturnya.
Selain itu, makin menguatkan dugaannya akan adanya keterlibatan dengan 'orang dalam', dilihat dari cara si pelaku melenggang keluar membawa motor hasil curian.