Breaking News:

Berita Kota Malang

BPBD Ungkap Posko Pengungsian di Kota Malang Butuh Obat-obatan dan Pakaian Layak Pakai

BPBD ungkap posko pengungsian warga terdampak banjir di Kota Malang membutuhkan obat-obatan dan pakaian layak pakai, serta perlengkapan bayi.

Penulis: Rifki Edgar | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Rifki Edgar
Kondisi para pengungsi yang berada di posko pengungsian Senaputra Kota Malang, Sabtu (6/11/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Rifki Edgar

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Sudah tiga hari ini, warga Kampung Putih dan di Jatimulyo Kota Malang harus tidur di lokasi pengungsian yang berada di tempat Wisata Edupark Senaputra.

Mereka belum bisa menempati rumah mereka, lantaran proses pembersihan rumah penduduk dari lumpur masih dilakukan oleh warga, petugas dan para relawan.

Total ada 238 orang, warga Kampung Putih yang harus mengungsi ke Senaputra. Sedangkan di Jatimulyo ada 75 orang yang mengungsi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang, Alie Mulyanto mengatakan, saat ini para pengungsi yang tinggal di posko pengungsian Senaputra dan Jatimulyo Kota Malang membutuhkan bantuan logistik seperti obat-obatan, pakaian layak pakai, hingga kebutuhan perlengkapan bayi.

Dia pun meminta kepada masyarakat yang ingin berdonasi, agar segera merapat ke posko bantuan yang ada di lapangan.

"Saat ini para pengungsi membutuhkan bantuan logistik. Mulai pakaian, paracetamol dan sebagainya. Ini sedang kami upayakan," ucap Alie kepada Tribun Jatim Network, Sabtu (6/11/2021).

Alie juga belum bisa memastikan, sampai kapan para pengungsi ini bisa bertahan di posko pengungsian.

Pasalnya, dia juga masih menunggu informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait dengan kondisi cuaca hingga beberapa hari ke depan.

Baca juga: Korban Terakhir Banjir Bandang di Kota Batu Ditemukan, Pemkot Resmi Hentikan Operasi Pencarian

"Saat ini masih belum, tapi kami prediksi para pengungsi baru bisa pulang semingguan, sembari kami menunggu informasi dari BMKG," ujarnya.

Perlu diketahui, terdapat puluhan titik terdampak banjir di wilayah Kota Malang dampak dari banjir bandang di Kota Batu pada Kamis (4/11/2021) sore.

Kawasan tersebut ialah di Kelurahan Polehan, Jodipan, Klojen, Jatimulyo, Samaan, Penanggungan, Oro-oro Dowo, dan Kiduldalem.

Dari data sementara, total ada 300 rumah yang terdampak banjir dengan 170 lainnya mengalami kerusakan dan hanyut.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved