Breaking News:

Berita Malang

Harga Minyak Goreng Melonjak, Diskopindag Kota Malang Desak Pemerintah Pusat Terapkan HET

Kenaikan harga minyak goreng di sejumlah pasar tradisional di Kota Malang cukup mendapatkan sorotan dari Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan

Penulis: Rifki Edgar | Editor: Ndaru Wijayanto
SURYA/Rifki Edgar
Kepala Diskopindag Kota Malang, M Sailendra, Rabu (10/11/2021) 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Rifki Edgar

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Kenaikan harga minyak goreng di sejumlah pasar tradisional di Kota Malang cukup mendapatkan sorotan dari Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang.

Hal ini pun sempat menjadi keluhan para pedagang, lantaran kenaikan harga minyak goreng di Kota Malang telah berlangsung selama satu bulan lebih.

Kepala Diskopindag Kota Malang, M Sailendra mengatakan, bahwa pihaknya sudah mengetahui kenaikan minyak goreng ini di pasaran.

Pihaknya juga sudah melakukan koordinasi dan konsultasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk segera menyampaikan kepada pemerintah pusat atas kondisi yang ada di lapangan.

Baca juga: Harga Minyak Goreng di Pasar Besar Malang Melonjak Tajam dalam Sebulan Terakhir

"Tugas kami di sini hanya bisa melakukan pemantauan dan monitoring. Kalau untuk kebijakan itu ranahnya pemerintah pusat. Tapi kami terus mendorong agar pemerintah pusat menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET)," ucapnya kepada Surya (Tribun Jatim Network), Rabu (10/11).

Sailendra mengatakan, bahwa pemerintah diharapkan bisa segera mengendalikan harga minyak goreng yang saat ini mengalami kenaikan.

Baca juga: Bangkitkan Semangat Kepahlawanan, Satlantas Polres Malang Tampil Beda saat Jalankan Tugas

Berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 7 Tahun 2020, harga minyak goreng kemasan sederhana diatur sebesar Rp 11.000 per liter.

Maka dari itu, Sailendra meminta kepada pemerintah pusat agar segera menerapkan instrumen HET ini.

Baca juga: Kaget Lihat Status WA Tetangga Kemalingan, Warga Probolinggo Ini Tak Sadar Ternyata Bernasib Serupa

"Misalkan kami menggelar operasi pasar gak akan berpengaruh banyak. Karena kenaikan harga yang terjadi secara nasional. Bukan hanya Kota Malang," terangnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved