Breaking News:

Berita Kota Batu

Setelah Ekskavasi Candi Songgoriti Kota Batu, BPCB Jawa Timur Akan Merekonstruksi Bentuk Candi

Setelah melakukan ekskavasi Candi Songgoriti Kota Batu, BPCB Jawa Timur akan merekonstruksi bentuk candi. Diperkirakan candi tersebut petirtaan.

Penulis: Benni Indo | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Benni Indo
Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur melakukan ekskavasi di Candi Songgoriti, Kota Batu, Jumat (12/11/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Benni Indo

TRIBUNJATIM.COM, KOTA BATU - Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur melakukan ekskavasi di Candi Songgoriti, Kota Batu, Jumat (12/11/2021).

Kegiatan akan berlangsung mulai 12 November hingga 21 November 2021.

Ekskavasi ini untuk mengetahui bentuk asli candi yang diperkirakan sebagai petirtaan atau tempat pemandian.

Ketua Tim Ekskavasi, Muhammad Ichwan menjelaskan, ekskavasi awal dilakukan untuk mengetahui bentuk dan ruangan candi. Ke depannya, akan merekonstruksi bentuk candi.

"Dari kegiatan kami, nanti akan mengetahui bentuk dan ruangan dari candi. Nanti kan kami akan mengetahui bentuk dan ruangannya. Dari hasil kegiatan tersebut, dapat mengetahui bentuknya. Lalu bisa digunakan sebagai data teknis pemugaran," ungkapnya saat ditemui di lokasi, Jumat (12/11/2021). 

Sejauh ini, arkeolog belum memiliki referensi kuat terkait bentuk Candi Songgoriti.

Meski begitu, penelitian terhadap Candi Songgoriti sudah dilakukan sejak era kolonial Belanda. Dengan bahan-bahan hasil penelitan sejak era Belanda itu, BPCB Jawa Timur akan merekonstruksi candi ke depannya.

"Sejak era Belanda sampai sekarang ada yang bependapat sebagai patirtaan. Namun belum adanya gambar atau denah untuk menginterpretasikan patirtaan. Candi ini pernah dipugar oleh Belanda pada 1921 hingga 1936," ungkapnya. 

Baca juga: Perum Jasa Tirta I: Kawasan Glagah Wangi Kota Batu Menyimpan Potensi Bencana Banjir Bandang

Sejumlah komponen candi bagian atas ditemukan berserakan di bawah. Komponen itu seharusnya berada di bagian atas candi. Temuan itu akan menjadi bahan tambahan untuk merekonstruksi candi.

"Kami kembalikan posisi awal candi dengan kajian-kajian. Dari sisi usia, candi sangat tua, sejak abad ke-8. Salah satu yang paling tua di Jawa Timur," kata Ichwan. 

Di Kota Batu, banyak ditemukan benda-benda cagar budaya. Mulai dari benda peninggalan masa kerajaan hingga benda-benda masa kolonial. Pemkot Batu didorong untuk bisa melindungi dan melestarikan cagar budaya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved