Dinas Pendidikan Kota Batu Tanggapi Pemeriksaan 11 Kepala Sekolah Terkait Dugaan Korupsi Chromebook

Sebanyak 11 kepala sekolah di Kota Batu diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook di Kemendikbudristek

Tayang:
Penulis: Dya Ayu | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/DYA AYU
PENGADAAN Chromebook - Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, M Chori di halaman Pemkot Batu, terkait pemeriksaan 11 kepada sekolah terkait kasus dugaan korupsi Chromebook, Rabu (20/8/2025) dan foto ilustrasi laptop Chromebook 

Poin penting:

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Dya Ayu

TRIBUNJATIM.COM, BATU - Sebanyak 11 kepala sekolah di Kota Batu diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) pada 13-15 Agustus 2025 lalu di kantor Kejaksaan Negeri Batu.

Kepala sekolah yang diperiksa merupakan sekolah-sekolah yang menerima bantuan perangkat Chromebook dari pemerintah mulai dari SD hingga SMA di Batu.

Terkait hal ini, Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, M Chori mengatakan kepala sekolah yang diperiksa sebagai saksi tidak hanya di Kota Batu saja melainkan seluruh kepala sekolah yang sekolahnya menerima bantuan itu.

“Memang semua daerah dilakukan pemeriksaan, terutama bagi sekolah yang mendapatkan program chromebook. Tidak hanya di Batu saja,” kata M Chori saat ditemui di halaman Pemkot Batu, Rabu (20/8/2025).

Baca juga: Kejari Nganjuk Periksa 17 Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Chromebook

Baca juga: Kasus Korupsi Chromebook, Jaksa Periksa 24 Kepala Sekolah dan 2 Pejabat Dinas Pendidikan Bojonegoro

Soal dirinya yang juga berpotensi atau mungkin juga telah diperiksa sebagai saksi seperti Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang yang diperiksa penyidik Kejari Kota Malang pada 11 Agustus 2025 lalu, Chori memilih untuk bungkam.

Sementara soal evaluasi dan hal yang akan dilakukan terkait pengadaan Chromebook ini di Kota Batu yang anggarannya mencapai Rp 1,2 miliar, Chori mengaku masih menunggu intruksi dari pemerintah pusat.

“Kita tunggu kebijakan selanjutnya saja. Masih belum tahu,” jelasnya.

Sementara itu pihak Kejaksaan Negeri Batu yang memeriksa para saksi, saat ditanya kepala sekolah yang diperiksa dari sekolah mana saja, pihak Kejaksaan memilih bungkam. 

Namun berdasarkan data yang ada, sekolah-sekolah di Kota Batu yang telah menerapkan program Chromebook yakni SDN Beji 1, SMPN 2 Batu, dan SMPN 4 Batu. Sedangkan dalam tahap pengadaan meliputi SDN Ngaglik 1, SDN Sisir 1, SDN Sisir 3, SMPN Batu dan SMPN 3 Batu.

Kejari di daerah kini melakukan pemeriksaan untuk mengungkap dugaan korupsi dalam program digitalisasi pendidikan tahun 2019 hingga 2022 Kemendikbudristek yang saat itu dipimpin oleh Menteri Nadiem Makarim

Baca juga: Laptop Chromebook di SMA Dharma Wanita Surabaya Jarang Dipakai, Siswa Lebih Pilih Pakai Komputer

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved