Berita Blitar
Perjuangan Siswa SD di Kota Blitar Ikuti ANBK, Terkedala Fasilitas hingga Menumpang di SMP
Sejumlah siswa kelas 5 SD di Kota Blitar mengikuti Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) 2021 dengan cara menumpang di SMP, Rabu (17/11/2021).
Penulis: Samsul Hadi | Editor: Ndaru Wijayanto
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Samsul Hadi
TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Sejumlah siswa kelas 5 SD di Kota Blitar mengikuti Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) 2021 dengan cara menumpang di SMP, Rabu (17/11/2021).
Para siswa SD harus mengikuti ANBK dengan cara menumpang di SMP karena fasilitas komputer dan jaringan internet di sekolah belum memadai.
Dari 61 SD di Kota Blitar yang melaksanakan ANBK, sebanyak 57 SD harus mengikuti ujian dengan cara meminjam tempat di SMP.
Seperti yang dilakukan SDI Kota Blitar. Para siswa SDI Kota Blitar mengikuti ANBK dengan cara menumpang di laboratorium komputer SMPN 1 Kota Blitar, Rabu (17/11/2021).
Baca juga: Tak Ada Sinyal Internet di Sekolah, Siswa SD di Bukit B29 Terpaksa Kerjakan ANBK di Rumah Warga
Kepala SDI Kota Blitar, Lumatus Sanayah mengatakan siswa SDI mengikuti ANBK pada gelombang kedua.
ANBK gelombang kedua dilaksanakan dua hari mulai Rabu (17/11/2021) sampai Kamis (18/11/2021).
"Kami mengikuti ANBK gelombang kedua pada sesi kedua dengan menumpang di SMPN 1 Kota Blitar," kata Lumatus.
Baca juga: Geger Truk Muatan Gas Menyembur di Bangkalan, Salah Penanganan Bisa Meledak hingga Radius 5 Km
Dikatakannya, ada 30 siswa kelas 5 SDI Kota Blitar yang mengikuti ANBK.
Pelaksanaan ANBK untuk siswa SD baru kali pertama diterapkan.
Para siswa sudah mengikuti simulasi sebelum melaksanakan ANBK.
Baca juga: Keren! Drone Mulai Dipakai untuk Penyemprotan Pupuk di Area Persawahan Tuban
"Pelaksanaan ANBK berjalan lancar. Selain sudah mengikuti simulasi, para siswa juga sudah terbiasa mengerjakan ujian menggunakan komputer di sekolah," ujarnya.
Menurutnya, SDI Kota Blitar harus melaksanakan ANBK dengan menumpang di SMPN 1 karena fasilitas komputer dan jaringan internet di sekolah belum memadai.
"Sebenarnya, kami sudah memiliki komputer di sekolah, tapi spesifikasinya belum memadai untuk ANBK. Kami usahakan, tahun depan sudah bisa melaksanakan ANBK secara mandiri," katanya.
Kasi Kurikulum dan Penilaian Dinas Pendidikan Kota Blitar, Rini Winarni mengatakan jumlah SD negeri dan swasta di Kota Blitar ada 63 lembaga.