Breaking News:

Berita Surabaya

Masih Ada 105 SMP di Surabaya Belum Gelar PTM, Begini Penyebabnya

Sebanyak 105 sekolah di Surabaya belum bisa menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) hingga saat ini. Masing-masing sekolah saat ini sedang mengikuti

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Habibur Rohman
Kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah di Surabaya. 

Oleh karenanya, sekolah harus melengkapi persyaratan administrasi sesuai standar operasional prosedur (SOP) untuk mengikuti asesmen.

Di antaranya, setiap sekolah wajib melakukan tes Swab RT-PCR bagi guru dan siswa. Kemudian, sekolah diwajibkan melengkapi administrasi, seperti perizinan atau persetujuan orang tua, simulasi PTM hingga kelengkapan dokumen selama simulasi PTM berlangsung.

"Ketika mereka sudah menyelesaikan itu (administrasi), kita evaluasi langsung. Kemudian segera kita terbitkan rekom PTM-nya," kata Aji. 

Aji menerangkan, hingga saat ini ada beberapa sekolah yang masih belum menerima hasil Swab RT-PCR dan proses administrasi serta dokumen selama simulasi PTM. Oleh sebab itu, kini dispendik belum memberikan rekomendasi untuk menggelar PTM.

"Juga ada yang belum memenuhi administrasinya. Contohnya, terkait pernyataan orang tua apakah bersedia untuk mengantar, menjemput dan mengizinkan anaknya," katanya. 

"Mereka (sekolah) juga harus mengupload video maupun foto ketika simulasi PTM, karena ada beberapa yang belum mengupload-kan itu. Sehingga kami mengembalikannya lagi ke sekolah. Sebenarnya lebih banyak ke persoalan administrasi," urai Aji.

Untuk mengatasi persoalan itu, Dispendik Kota Surabaya tidak tinggal diam. Agar semua sekolah SMP di kota Pahlawan dapat menggelar PTM, Dispendik berkoordinasi dengan masing-masing sekolah. 

Dispendik juga membuat sistem untuk manajemen PTM, agar sekolah negeri dan swasta segera mendapatkan asesmen. "Lewat sistem tersebut, kita bisa mengetahui kenapa ditolak dan segala macam. Sudah kami sosialisasikan juga agar segera di-follow up apa saja persyaratannya yang kurang," jelasnya. (bob) 

Kumpulan berita Surabaya terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved