Breaking News:

Berita Probolinggo

Warga Pulau Gili Ketapang Probolinggo Raup Untung Setengah Miliar Rupiah dari Budi Daya Ikan Kerapu

Sempat dianggap 'gila,' warga Pulau Gili Ketapang Probolinggo berhasil raup untung setengah miliar rupiah dari budi daya ikan kerapu.

Penulis: Danendra Kusuma | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Danendra Kusuma
Pekerja keramba jari apung di Pulau Gili Ketapang Probolinggo tengah memberikan pakan ikan kerapu, Sabtu (27/11/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Danendra Kusuma

TRIBUNJATIM.COM, PROBOLINGGO - Munir (36) warga Pulau Gili Ketapang, Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, sukses membudidayakan ikan kerapu dengan sistem keramba jaring apung. 

Dalam dua kali panen, ia mendapatkan keuntungan hingga setengah miliar atau Rp 500 juta dari penjualan ikan kerapu. 

Namun, hasil manis itu tak ia dapatkan dengan mudah. Awal membudi daya ikan kerapu, Munir dianggap "gila" oleh sebagian orang. 

Betapa tidak, hasil laut di Gili Ketapang cukup melimpah. Sehingga tinggal menangkap ikan saja di lautan sudah bisa menghasilkan uang, tanpa perlu susah payah membudi daya. 

"Tetapi, saya tak menghiraukannya dan terus membudi daya ikan kerapu," katanya, Sabtu (27/11/2021). 

Munir mulai budi daya ikan kerapu pada 2012. Kala itu, ia dan beberapa warga mendapat bantuan dari pemerintah pusat berupa pakan dan bibit ikan kerapu. 

Tanpa ragu, ia pun mengambil kesempatan budi daya ikan kerapu

Keramba tempat budi daya ikan kerapu berada di sisi timur Pulau Gili Ketapang. Dari bibir pantai jaraknya sekitar 100 meter. Keramba ikan kerapu berukuran 12x12 meter dengan kedalaman 10 meter. 

Tiap keramba, terdapat 9-12 kolam. Satu kolam diisi ratusan ikan kerapu. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved