Breaking News:

Berita Madura

Dijanjikan Jadi Penerima Bansos Rp 3 Juta, Lansia di Sampang Kena Tipu Rp 400 Ribu

Banyaknya program Bantuan Sosial (Bansos) yang direalisasikan oleh pemerintah ditengah wabah Covid-19 dapat dimanfaatkan sebagai alat penipuan kepada

Penulis: Hanggara Syahputra | Editor: Ndaru Wijayanto
ist
Ilustrasi penipuan 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Hanggara Pratama

TRIBUNJATIM.COM, SAMPANG - Banyaknya program Bantuan Sosial (Bansos) yang direalisasikan oleh pemerintah di tengah wabah Covid-19 dapat dimanfaatkan sebagai alat penipuan kepada masyarakat awam.

Seperti halnya yang terjadi di Kabupaten Sampang, Madura bahwa salah satu warga Desa Gunung Eleh Kecamatan Kedungdung yakni, Muni' (55) telah diduga menjadi korban.

Muni' menceritakan awal mula peristiwa itu saat dirinya saat hendak pergi ke sawah namun tiba-tiba datang seorang lelaki yang mengaku petugas kecamatan ke kediamannya pada (30/11/2021) siang.

Melihat datang seorang tamu, niat untuk bercocok tanam langsung ia urungkan dan mencoba mempersilahkan tamu tersebut.

"Setelah ngobrol, petugas itu menyampaikan bahwa saya menjadi penerima bantuan dari pemerintah dengan nominal sebesar Rp 3 juta," kata Muni', Rabu (1/12/2021).

Namun, yang menjadi pertanyaan orang tersebut meminta uang sebesar Rp 400 ribu dengan alasan untuk membantu korban agar bantuan yang dijanjikan cepat dicairkan.

Bahkan, petugas itu mengaku siap mengawal Muni' saat melakukan pengambilan bantuan di Kantor Kecamatan Kedungdung.

"Saat membicarakan soal bantuan saya diajak masuk ke rumah dan petugas menyampaikan bahwa hanya saya yang mendapatkan bantuan, sehingga tidak boleh bercerita kepada orang lain," terangnya.

Muni' menambahkan, sempat ada kecurigaan ketika petugas meminta uang Rp 400 ribu sehingga hendak melapor ke apel atau Kepala Dusun (Kasun) setempat.

Akan tetapi, petugas itu tidak memperbolehkan dengan alasan bantuan tersebut sudah jelas dan tinggal mencairkan ke kantor kecamatan.

"Setelah saya beri uang, petugas memberikan kertas guna persyaratan untuk mengambil bantuan di kantor kecamatan," tuturnya.

"Saya tidak tahu kalau ini penipuan dan setelah saya mau mengambil uang bantuan di kecamatan tadi padi ternyata ini penipuan," imbuhnya.

Sementara selanjutnya TribunMadura.com saat ini upaya konfirmasi ke Camat Kedungdung Mohammad Sulhan sedang diupayakan.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved