Breaking News:

Gunung Semeru Erupsi

Seekor Landak Jawa Ditemukan BKSDA Jatim di Desa Terdampak Erupsi Semeru, Begini Kondisinya

BBKSDA Jawa Timur menerjukan sejumlah tim untuk melakukan upaya evakuasi seluruh satwa liar, termasuk yang dilindungi usai erupsi Gunung Semeru. 

Penulis: Danendra Kusuma | Editor: Ndaru Wijayanto
istimewa
Proses evakuasi Landak Jawa yang dilakukan oleh BBKSDA Jatim beberapa hari lalu. 

TRIBUNJATIM.COM, PROBOLINGGO - BBKSDA Jawa Timur menerjukan sejumlah tim untuk melakukan upaya evakuasi seluruh satwa liar, termasuk yang dilindungi usai erupsi Gunung Semeru

Tim menyisir lokasi-lokasi terdampak untuk menemukan satwa yang terlantar serta terluka oleh material vulkanik. 

Kepala Seksi konservasi wilayah 6 Probolinggo BBKSDA Jawa Timur, Mamat Ruhimat mengatakan hasil penyisiran sementara, pihaknya berhasil mengevakuasi landak jawa

Landak jawa merupakan salah satu satwa liar dilindungi yang bisa ditemui di area Gunung Semeru. 

"Landak jawa kami temukan dengan kondisi masih hidup. Usai mengevakuasi, Landak jawa diperiksa kesehatannya," katanya, kepada Surya melalui sambungan telepon, Kamis (9/12/2021). 

Ia menyebut, landak jawa tersebut ditemukan di permukiman Dusun Curah Kobokan, Desa Supiturang, Pronojiwo, Lumajang, Selasa (7/12).

Dusun Curah Kobokan merupakan lokasi terdampak erupsi Gunung Semeru

"Kami belum mengetahui pasti, apakah landak jawa tersebut peliharaan warga atau memang secara kebutulan mencari perlindungan di Dusun Curah Kobokan," ungkapnya. 

Mayoritas habitat satwa berada di hutan lebat area Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). 

Kecil kemungkinan, para satwa tinggal di aliran lava. 

"Kalaupun secara kebetulan ada di sekitaran aliran material erupsi, kemungkinan mati terkubur, seperti sejumlah hewan ternak sapi dan kambing milik warga lain. Namun, yang ditemukan baru landak jawa saja. Landak jawa ditemukan hidup," ungkapnya. 

Ada dua regu yang disebar ke lokasi terdampak erupsi Gunung Semeru. Tiap regu ada tiga anggota. Selain satwa, BBKSDA Jawa Timur turut membantu mengevakuasi warga.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved