Breaking News:

Berita Trenggalek

Siasat Pengedar Uang Palsu yang Tertangkap di Trenggalek, Modus Belanja Malam Hari agar Sulit Dicek

Satreskrim Polres Trenggalek menangkap tiga orang yang merupakan bagian dari jaringan pegedar uang palsu.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/AFLAHUL ABIDIN
Ungkap kasus peredaran uang palsu di Mapolres Trenggalek, Jumat (10/12/2021). 

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Satreskrim Polres Trenggalek menangkap tiga orang yang merupakan bagian dari jaringan pegedar uang palsu.

Dua orang, yakni AN (48) warga Kecamatan Tanjungraja, Kabupaten Lampung dan JS (47) warga Kecamatan Gemuh, Kabupaten Kendal ditangkap di salah satu hotel di pusat kota Trenggalek, akhir Oktober lalu.

Sementara satu orang lainnya, SD (49) warga Kebayoran Lama, Jakarta ditangkap di sebuah rumah kontrakan di Kabupaten Bantul, Yogyakarta.

Kapolres Trenggalek AKBP Dwiasi Wiyatputera menjelaskan, tersangka AN dan JS sempat mengedarkan uang palsu lembaran 100 ribu di Kabupaten Jombang.

Setelah itu, mereka berpindah lokasi ke Kabupaten Trenggalek dan tinggal di sebuah hotel.

Anggota Satreskrim Polres Trenggalek yang menerima informasi tersebut langsung bergerak.

Mereka menangkap keduanya dan menyita barang bukti berupa 310 lembar uang palsu pecahan 100 ribu.

Mereka kemudian digelandang dan ditahan di Mapolres Trenggalek.

"Uang palsu ini rencananya akan diedarkan di Jombang. Dan sudah diedarkan beberapa ratus ribu," kata Dwiasi, saat rilis hasil tangkapan, Jumat (10/12/2021).

Di Jombang, uang palsu itu diedarkan dalam transaksi malam hari. Hal itu untuk mempersulit korban mengecek kondisi uang yang mereka terima dri tersangka.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved