Berita Probolinggo
Detik-detik Evakuasi Pemuda Probolinggo Nekat Panjat Tower 80 Meter, Korban Lemas, Keluarga Waswas
Detik-detik evakuasi pemuda Probolinggo yang nekat memanjat tower 80 meter, sang kekasih ikut membujuk, korban lemas kelelahan, keluarga waswas.
Penulis: Danendra Kusuma | Editor: Dwi Prastika
A berhasil diselamatkan atau dievakuasi sekitar pukul 14.50 WIB.
"Kami menemui kesulitan saat melakukan evakuasi. Tubuhnya lemas. Bobotnya jadi bertambah berat. Meski begitu, evakuasi berhasil dilakukan," katanya, Kamis (16/12/2021).
Sebagai informasi, Iwan merupakan pekerja tower. Karena itu, dia dilibatkan dalam proses evakuasi.
Sementara itu, Kapolresta Probolinggo, AKBP Wadi Sabani mengungkapkan, pihaknya mendapat laporan melalui call center sekitar pukul 12.40 WIB.
Setelah mendapat laporan, AKBP Wadi Sabani dan sejumlah personel bergegas merapat ke lokasi kejadian.
Selain personel Polresta Probolinggo, petugas BPBD Kota Probolinggo, Satpol PP, Damkar Kota Probolinggo, dan tenaga kesehatan puskesmas setempat juga bahu-membahu berupaya melakukan evakuasi A.
"Korban dapat dievakuasi atau diselamatkan. Proses evakuasi memakan waktu hampir tiga jam. Karena kondisi tubuhnya lemas, korban langsung dilarikan ke RSUD dr Mohamad Saleh Kota Probolinggo. Terkait penyebab korban nekat memanjat tower masih kami dalami," pungkasnya.
Sebelumnya, seorang pemuda, A (20) warga Kalirejo, Dringu, Kabupaten Probolinggo nekat memanjat tower provider di Jalan Sunan Gunung Jati, Kelurahan Jrebeng Lor, Kedopok, Kota Probolinggo, setinggi 80 meter, Kamis (16/12/2021).
A berada hampir di ujung tower dengan posisi duduk hingga tiduran.
Berdasarkan informasi sementara yang dapat dihimpun, A nekat hendak mengakhiri hidupnya diduga karena persoalan putus cinta.