Berita Jatim

Gerindra Memuji Kinerja Pemprov Jatim Turunkan Angka Kemiskinan, Tren Positif Harus Ditingkatkan

Fraksi Partai Gerindra memuji kinerja Pemprov Jatim yang berhasil menurunkan angka kemiskinan, tren positif harus terus ditingkatkan.

Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Jawa Timur, Muhammad Fawait mengapresiasi Kinerja Pemprov Jawa Timur yang berhasil menurunkan angka kemiskinan, bahkan tertinggi di Indonesia sepanjang Maret-September 2021. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kinerja Pemprov Jawa Timur yang berhasil menurunkan angka kemiskinan, bahkan tertinggi di Indonesia sepanjang Maret-September 2021 mendapat pujian Fraksi Partai Gerindra DPRD Jawa Timur.

Partai Gerindra menilai hal tersebut sebagai sebuah prestasi. 

"Ini harus kita apresiasi kinerja gubernur beserta jajaran di pemprov, terima kasih Bu Gubernur (Khofifah Indar Parawansa)," kata Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Jawa Timur, Muhammad Fawait kepada wartawan, Minggu (30/1/2022). 

Merujuk data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS), penurunan angka kemiskinan Provinsi Jawa Timur pada periode Maret-September 2021 mencapai 313,13 ribu jiwa. 

Baca juga: Apresiasi Penurunan Angka Kemiskinan di Jawa Timur, Ketua Gerindra Jatim: Optimisme Jadi Terdepan

Penurunan itu berhasil mengoreksi angka kemiskinan Jawa  Timur dari 4,57 juta jiwa (11,40 persen) menjadi 4,25 juta jiwa (10,59 persen) atau turun 0,81 persen.

Capaian tersebut dinilai Muhammad Fawait perlu diberikan apresiasi.

Sekalipun demikian, Muhammad Fawait menyatakan pihaknya berharap peningkatan capaian terus dilakukan Pemprov Jawa Timur

Sehingga, upaya menekan angka kemiskinan terus mengalami tren positif.

"Imbasnya yaitu, meningkatnya pertumbuhan ekonomi masyarakat," lanjut Muhammad Fawait

Muhammad Fawait menjelaskan, setidaknya terdapat beberapa hal yang perlu mendapatkan perhatian. Di antaranya, gubernur dan jajaran pemprov perlu mengoptimalkan realisasi belanja negara dalam APBD 2022 yang sudah disahkan. 

Di sisi lain, pertumbuhan ekonomi lewat investasi juga perlu terus didorong. Hal ini penting sebagai sebuah prioritas peningkatan ekonomi.

Besarnya investasi, lanjut Fawait, harus juga dipastikan berdampak pada penyerapan tenaga kerja, mengarah pada pengurangan pengangguran yang imbasnya akan menaikkan perekonomian masyarakat. 

"Maka secara otomatis mengurangi angka kemiskinan," terang Fawait yang juga Bendahara DPD Partai Gerindra Jawa Timur.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved