Syarat Perjalanan: 2 Golongan Ini Masih Harus Sertakan Hasil Negatif Covid-19 PCR dan Antigen

2 golongan ini masih wajib menyertakan hasil tes negatif Covid-19 dari antigen dan PCR, sebagai syarat perjalanan.

Editor: Hefty Suud
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Pelaksanaan tes swab PCR kepada awak Suroboyo Bus di Surabaya, 2021. 

TRIBUNJATIM.COM - Kini, Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) transportasi darat, laut, dan udara, tidak lagi wajib menyertakan hasil tes negatif Covid-19 dari PCR dan antigen mulai Selasa (8/3/2022).

Ketentuan tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 11 Tahun 2022 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Pada Masa Pandemi Covid-19.

Namun, hal itu tidak berlaku untuk semua PPDN.

Ada beberapa kriteria PPDN yang masih wajib menyertakan hasil tes negatif Covid-19 dari antigen dan PCR, sebagai syarat perjalanan.

Lantas, siapa saja yang tetap wajib menyertakan hasil tes negatif Covid-19 dari PCR dan antigen sebagai syarat perjalanan?

Berikut penjelasannya, melansir dari Kompas.com, Rabu (9/3/2022):

Baca juga: TERBARU! Syarat Perjalanan Naik Kereta Api, Kapal, Pesawat dan Transportasi Udara dari Kemenhub

Vaksin belum lengkap

Kota Kediri melakukan percepatan vaksinasi booster mengantisipasi penyebaran gelombang ketiga Covid-19.
Kota Kediri melakukan percepatan vaksinasi booster mengantisipasi penyebaran gelombang ketiga Covid-19. (TribunJatim.com/ Didik Mashudi)

Berdasarkan SE Nomor 11 Tahun 2022, PPDN yang baru menerima vaksinasi dosis pertama, tetap wajib menunjukkan hasil tes negatif Covid-19 dari antigen dan PCR sebagai syarat perjalanan.

Hasil PCR, yaitu yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3 x 24 jam atau hasil tes antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 1 x 24 jam sebelum keberangkatan.

Bagi pelaku perjalanan dalam negeri yang sudah divaksinasi dosis kedua dan vaksinasi booster tidak wajib menunjukkan hasil tes negatif Covid-19 dari antigen dan PCR.

Baca juga: VIRAL Anak SD Kebal Jarum Suntik Vaksin, Diduga Suku Baduy Luar, Ini Kata Dinkes Provinsi Banten

Baca juga: Aturan Baru Vaksinasi Booster Lansia, Lebih Cepat: Minimal 3 Bulan Setelah Vaksinasi Dosis Lengkap

Kondisi komorbid

Lihat Foto Petugas kepolisian di pintu keluar Bandara Internasional Soekarno-Hatta memeriksa hasil negatif tes PCR yang dilakukan saat penumpang mendarat, Sabtu (30/10/2021). Hasil negatif tes PCR sebagai syarat bagi penumpang keluar bandara dan melanjutkan kewajiban karantina lima hari. Hasil PCR didapat dalam waktu 2-5 jam.
Lihat Foto Petugas kepolisian di pintu keluar Bandara Internasional Soekarno-Hatta memeriksa hasil negatif tes PCR yang dilakukan saat penumpang mendarat, Sabtu (30/10/2021). Hasil negatif tes PCR sebagai syarat bagi penumpang keluar bandara dan melanjutkan kewajiban karantina lima hari. Hasil PCR didapat dalam waktu 2-5 jam. (Istimewa/Kompas.com)

Pun demikian bagi PPDN yang belum bisa mendapatkan vaksin karena memiliki komorbid atau kondisi kesehatan khusus.

Mereka wajib menyertakan hasil PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3 x 24 jam atau hasil tes antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 1 x 24 jam sebelum keberangkatan.

Selain itu, wajib melampirkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah yang menyatakan bahwa yang bersangkutan belum dan atau tidak dapat mengikuti vaksinasi Covid-19.

Baca juga: Arab Saudi Hapus Aturan Karantina Wajib Covid-19 & Tes PCR, Ini Dampaknya Pada Haji dan Umrah 2022

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved