Berita Jember

Bank Indonesia Jember Siapkan Uang Tunai Rp 4,98 Triliun Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1443 H

Bank Indonesia Jember menyiapkan uang tunai Rp 4,98 triliun menjelang Hari Raya Idul Fitri 1443 H, naik dibanding tahun lalu.

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Sri Wahyunik
Penukaran uang baru di Bank Indonesia Jember menjelang Lebaran, Rabu (6/4/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sri Wahyunik

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Untuk Lebaran dan Hari Raya Idul Fitri 1443 H/2022, Bank Indonesia (BI) Jember menyiapkan uang tunai Rp 4,98 triliun.

Jumlah ini meningkat sebesar 61,16 persen year-on-year (yoy) jika dibandingkan periode sama tahun lalu, atau sebesar Rp 3,09 triliun.

Menurut Kepala Kantor Perwakilan BI Jember, Yukon Afrinaldo, uang tunai tersebut untuk kebutuhan warga di wilayah Lumajang dan eks Karesidenan Besuki, yakni Jember, Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso atau Sekarkijang. Wilayah Sekarkijang merupakan wilayah kerja BI Jember

Aldo, panggilan akrab Yukon Afrinaldo, menyebut pihaknya memastikan kecukupan dan ketersediaan uang tunai menjelang Hari Raya Idul Fitri.

"Bank Indonesia Jember telah menyiapkan uang tunai sebesar Rp 4,98 triliun, yang komposisinya Rp 4,56 triliun uang pecahan besar dan Rp 420 miliar uang pecahan kecil, atau meningkat sebesar 61,16 persen (yoy) dibandingkan dengan periode Ramadan tahun lalu sebesar Rp 3,09 triliun," ujar Aldo, Rabu (6/4/2022).

Jumlah tersebut termasuk Rp 2,5 triliun uang siap edar yang dititipkan Kantor Pusat BI di khazanah BI Jember.

"Penyediaan kebutuhan uang tunai ini memperhatikan berbagai asumsi makroekonomi terkini dan geliat pertumbuhan ekonomi di tengah kondisi pandemi Covid-19 yang kian melandai," lanjut Aldo.

Meskipun demikian, proyeksi kebutuhan uang tunai periode Ramadan tahun ini diperkirakan sebesar Rp 1,14 triliun atau menurun sebesar 47,84 persen dari data tahun sebelumnya sebesar Rp 2,18 triliun.

Hal ini disebabkan karena optimalnya Transaksi Uang Kartal Antar Bank (TUKAB) atau mekanisme pemenuhan uang tunai suatu bank dengan mendahulukan sumber pemenuhan dari bank lain sebelum melakukan penarikan di Bank Indonesia.

Implementasi mesin ATM setor tarik tunai atau cash recycling machine (CRM) di beberapa bank, juga turut mempengaruhi penurunan proyeksi kebutuhan uang tunai selama periode Ramadan tahun ini.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved