Berita Kota Batu

Manjakan Pengunjung, WiFi Gratis akan Terpasang di Alun-alun Kota Batu

Alun-alun Kota Batu akan memanjakan pengunjungnya dengan layanan WiFi gratis. Pemerintah Kota Batu melalui Dinas Komunikasi dan Informatika telah beke

Penulis: Benni Indo | Editor: Ndaru Wijayanto
SURYA/SANY EKA
Alun-alun Kota Batu, Selasa (19/2/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Benni Indo

TRIBUNJATIM.COM, BATUAlun-alun Kota Batu akan memanjakan pengunjungnya dengan layanan WiFi gratis. Pemerintah Kota Batu melalui Dinas Komunikasi dan Informatika telah bekerjasama dengan D-NET akan memasang WiFi gratis itu di tahun ini.

Selain Alun-alun Kota Batu, ada dua tempat lagi yang akan dipasang WiFi gratis yakni Hutan Kota Bondas dan Perpustakaan Daerah Kota Batu.

Kepala Diskominfo Batu, Onny Ardianto memaparkan, pihaknya telah melakukan survey sebelum rencana tempat pemasangan dipilih.

Alun-alun Kota Batu menjadi pusat kunjungan wisatawan dan juga kuliner. Lokasinya berdekatan dengan Perpustakaan Daerah Kota Batu. Kedua tempat ini dipilih karena memang ramai dikunjungi warga.

Di sisi lain, dengan adanya WiFi gratis ini, diharapkan tingkat kunjungan warga semakin banyak. Dengan banyaknya kunjungan, para pelaku usaha kuliner di sekitar diyakini akan mendapatkan manfaat langsung.

“Beberapa waktu lalu kami sudah melakukan survei dan memetakannya bersama D-NET. Target kami tahun ini terealisasi,” jelas Onny saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (6/4/2022).

Baca juga: Tiga Bulan Terbaring Lemah, Ternyata Ada Gelas di Dalam Perut Warga Jember, Hasil Rontgen Jadi Bukti

Layanan WiFi gratis ini tidak diberikan secara bebas. Setiap orang yang mengakses layanan gratis ini diberi waktu maksimal satu jam.

Kebijakan ini untuk mengantisipasi munculnya kerumunan. Jika diberikan waktu tidak terbatas, maka tidak menutup kemungkinan orang yang mengakses tidak berpindah tempat.

Di sisi lain, semakin banyaknya orang yang mengakses, potensi akses internet yang lemah bisa saja terjadi. Maka untuk menghindari hal tersebut, dibuat peraturan hanya bisa mengakses maksimal sejam saja.

“Setiap orang yang hendak mengakses akan mendaftar dulu agar mendapatkan username dan passwordnya. Setelah itu bisa diakses paling lama maksimal sejam saja,” ujar Onny.

Pihak Diskominfo Kota Batu dan D-NET juga telah mengantisipasi sejak awal situs-situs porno agar tidak diakses oleh publik. Onny berharap, kehadiran internet gratis ini bisa meningkatkan literasi digital masyarakat.

Di sisi lain juga membantu para pedagang menjajakan produknya secara online.

“Kami sudah pasang filternya, games dan situs terlarang tidak bisa diakses. Masyarakat benar-benar menggunakan WiFi untuk hal yang positif,” ungkapnya.

Baca juga: Fasilitas Wifi Gratis Tanpa Password Tersedia di 17 Fasum di Trenggalek, Berikut Daftar Lokasinya

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved