Berita Malang
Terungkap Identitas Jenazah Pria yang Tersangkut Bebatuan Sungai di Malang, Diduga Tewas Terpeleset
Usai dilakukan proses identifikasi di Kamar Jenazah Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang, identitas jenazah hanyut di Sungai Brantas akhirnya terkua
Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Ndaru Wijayanto
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan
TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Usai dilakukan proses identifikasi di Kamar Jenazah Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang, identitas jenazah hanyut di Sungai Brantas akhirnya terkuak.
Kapolsek Kedungkandang Kompol Yusuf Suryadi mengatakan, jenazah tersebut bernama Syafiudin (70), warga Jalan Muharto Gang 7 RT 12 RW 10 Kelurahan Kotalama Kecamatan Kedungkandang Kota Malang.
"Jadi, setelah ditemukan hanyut dan dilakukan proses evakuasi, jenazah tersebut kami foto. Setelah itu, fotonya kami sebar di Babinsa, Bhabinkamtibmas maupun Lurah yang ada di wilayah Kedungkandang. Dari situ, mereka pun bergerak mencari tahu. Ternyata benar, salah satu lurah memberitahu bahwa korban merupakan salah satu warganya," ujarnya kepada TribunJatim.com, Kamis (7/4/2022).
Akhirnya, pihak Kelurahan Kotalama langsung memberitahu keluarga korban. Tak berselang lama, anak korban datang ke Kamar Jenazah RSSA sambil membawa KTP dan Kartu Keluarga.
Baca juga: Jenazah Pria Misterius Gegerkan Warga Kedungkandang Malang, Tubuh Tersangkut Bebatuan Sungai
Baca juga: Tiga Bulan Terbaring Lemah, Ternyata Ada Gelas di Dalam Perut Warga Jember, Hasil Rontgen Jadi Bukti
"Setelah itu, pihak keluarga membenarkan bahwa jenazah tersebut adalah ayahnya," tambahnya.
Yusuf menduga, korban terjatuh dan terpeleset ke sungai saat bekerja mencari sampah.
"Jadi, korban ini sehari-harinya bekerja sebagai pemulung sampah di pinggir Sungai Bango. Diduga, korban ini terpeleset dan terjatuh ke sungai saat bekerja, lalu hanyut terbawa arus Sungai Brantas," jelasnya.
Dirinya mengungkapkan, bahwa pihaknya langsung berkoordinasi dengan keluarga korban atas kejadian tersebut.
"Pihak keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Dan pihak keluarga korban tidak bersedia dilakukan visum, serta meminta agar jenazah dibawa ke rumah duka untuk dimandikan dan dimakamkan," tandasnya.
Baca juga: Tanah Longsor Hilangkan 6 Rumah di Malang, Warga: Kami Tinggal Menunggu Waktu
Seperti diberitakan sebelumnya, sedang asyik memancing di Sungai Brantas, salah seorang warga Kecamatan Kedungkandang Kota Malang justru menemukan jenazah pria tanpa identitas tersangkut di bebatuan tengah sungai.
Dari informasi yang didapat TribunJatim.com, kejadian itu terjadi di aliran Sungai Brantas yang terletak di dekat Jalan Junggul RT 6 RW 1 Kelurahan Bumiayu Kecamatan Kedungkandang Kota Malang pada Kamis (7/4/2022) sore.
Kapolsek Kedungkandang Kompol Yusuf Suryadi mengatakan, kejadian penemuan jenazah itu terjadi sekitar pukul 14.15 WIB.
Dibutuhkan waktu sekitar 15 menit untuk mengevakuasi jenazah tersebut. Pasalnya, posisi jenazah berada di bebatuan tengah sungai.
Dengan proses evakuasi yang berlangsung cukup dramatis, jenazah akhirnya bisa dibawa ke pinggir sungai untuk dilakukan proses identifikasi sementara
Usai berhasil dievakuasi dari sungai, jenazah segera dibawa ke Kamar Jenazah Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang.
Baca juga: Menyingkap Tabir di Balik Kematian 2 Pekerja di Malang Tercebur Kolam Pupuk, Polisi Periksa 5 Saksi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/jenazah-hanyut-di-sungai-brantas-saat-dievakuasi-ke-pinggir-sungai-kamis-742022.jpg)