Berita Madura
Anggaran Pengadaan Buku Perpustakaan Daerah di Sampang Turun Drastis, Ini Penyebabnya
Pengadaan buku perpustakaan daerah, tepatnya di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Kabupaten Sampang, Madura tahun ini menurun drastis, Mingg
Penulis: Hanggara Syahputra | Editor: Ndaru Wijayanto
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Hanggara Pratama
TRIBUNJATIM.COM, SAMPANG - Pengadaan buku perpustakaan daerah, tepatnya di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Kabupaten Sampang, Madura tahun ini menurun drastis, Minggu (10/4/2022).
Terbukti, pada 2021 Disarpus Sampang anggaran pengadaan buku perpus sebesar Rp 170 juta, sedangkan 2022 hanya Rp. 30 juta.
Koordinator Pustakawan Disarpus Sampang, Holil mengatakan, pengadaan buku rutin dilaksanakan di setiap tahunnya.
Tujuannya untuk memperbarui buku lama, sekaligus memenuhi kebutuhan para pengunjung saat melakukan peminjaman.
Adapun, tahun ini pengadaan hanya Rp. 30 juta yang nantinya hanya mendapatkan 800 eksemplar buku.
"Untuk sistem pengadaannya pakai lelang di Barjas bukan penunjukan langsung," ujarnya.
Baca juga: Remaja di Sampang Lakukan Pengeroyokan, Bermula Saat Korban Mengambil Foto di SPBU Milik Orangtua
Adapun pemicu minimnya dana pengadaan buku tahun ini lebih rendah karena keberadaan anggarannya tersedot pada pembangunan kantor Disarpus baru yang bertempat di area Monumen Trunojoyo Sampang.
Sehingga dirinya berharap setelah pindah ke kantor Perpustakaan baru semuanya dapat ditingkatkan agar lebih maksimal lagi.
Sementara, pengadaan buku tahun ini atas dasar pengajuan dari pengunjung.
Mengingat, saat pengunjung mencari buku dan keberadaannya tidak ada, maka dimasukan ke daftar pengadaan buku.
"Jadi untuk daftar buku yang akan dibeli sesuai pengajuan dari pengunjung," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/pengunjung-saat-mencari-buku-di-perpustakaan-milik-disarpus-kabupaten-sampang.jpg)