Berita Lamongan

Berangkat Salat Subuh, Nenek di Lamongan Kehilangan Barang Berharga, Pelakunya Ternyata Tetangga

Madekur (50) warga Desa Porodeso, Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan dicokok polisi. Tersangka mencari kesempatan untuk masuk rumah korbannya

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Januar
TRIBUNJATIM.COM/ Hanif Manshuri
Madekur, tersangka yang mengacak-acak rumah nenek berusia 70 tahun, Kayatun, Selasa (19/4/2022) 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Hanif Manshuri

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Madekur (50) warga Desa Porodeso, Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan dicokok polisi.

Tersangka mencari kesempatan untuk masuk rumah korbannya, seorang nenek Kayatunah (72) yang masih tetangga sendiri dengan pelaku.

Madekur sangat faham kapan aktifitas korban dan meninggalkan rumahnya. Saat korban berangkat jamaah salat subuh di masjid, tersangka masuk rumah korban.

"Merasa cukup mudah masuk rumah korban, aksi pencurian itu diulang hingga dua kali," kata Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda Anton Krisbiantoro kepada Surya.co.id, Selasa (19/4/2022).

Baca juga: Dengar Air Sumur yang Mencurigakan, Warga Blitar Langsung Berteriak Minta Tolong, Warga Gempar

Aksi pertama dilakukan saat korban sedang menjalani salat jamaah subuh di masjid. Tersangka berhasil menggasak ponsel milik korban.

Korban mengetahui rumahnya dibobol maling sepulang dari masjid dan mendapati pintu rumahnya terbuka. Dan ponsel merk Samsung type M10 yang sedang dicas sudah tidak ada ditempat alias hilang.

Sang nenek Kayatun tak kuasa untuk mencari barangnya yang sudah hilang digondol maling, tetanggannya sendiri.

Korban mengaku masih beruntung karena hanya HP yang hilang. Sedang uang yang disimpan di lemari masih utuh.

Hari kedua, korban beranjak ke sawah untuk beraktifitas seperti hari - hari biasanya. Pengalaman kehilangan hari pertama itu, mengharuskan korban prihatin, dan mengunci semua pintu dan lemari saat ditinggal ke sawah.

Upaya korban tetap saja tidak berhasil mengamankan hartanya di rumah. Saat pergi ke sawah, rumah korban di RT 03 RW 01 kembali dibobol maling.

Pelaku masuk melalui pintu belakang dengan merusak pintu dapur menggunakan sebatang kayu usuk.

Kali ini, tersangka lebih leluasa mengacak-acak rumah korban. Pelaku berhasil menemukan kunci lemari tempat uang korban disimpan.

"Aksi yang kedua, pelaku berhasil menggondol uang tunai Rp 10 juta yang disimpan rapi dalam lemari dan terkunci," kata Anton.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved