Berita Surabaya

18 Ribu Lebih Pemudik Sudah Tinggalkan Surabaya Naik Kereta Api

Sejak dari tanggal 22 April sampai dengan 24 April 2022, tercatat ada sebanyak 18 ribu lebih pemudik yang telah meninggalkan Surabaya naik Kereta Api

Penulis: Fikri Firmansyah | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/Fikri Firmansyah
Ingar bingar di Stasiun Gubeng Surabaya saat H-7 Lebaran tampak dipadati ribuan calon penumpang yang akan naik maupun turun dari KA. Senin (25/4/22). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sejak dari tanggal 22 April sampai dengan 24 April 2022, tercatat ada sebanyak 18 ribu lebih pemudik yang telah meninggalkan Surabaya naik Kereta Api (KA) Jarak Jauh.

Angka ini tentunya menjadi hal positif, yang mana seiring telah meratanya vaksinasi.

Pasalnya, jika dibandingkan dengan periode H- Lebaran di tahun 2021 maupun di 2020, penumpang hampir tidak ada sama sekali.

Hal tersebut juga dibenarkan oleh Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif.

"Tentunya jelas sangat berbeda jika dibandingkan dengan momen mudik lebaran tahun-tahun sebelumnya (2020 dan 2021), yang sangat sedikit lantaran adanya aturan Pemerintah sewaktu itu," ujar pria yang akrab disapa Yuris itu kepada Tribun Jatim. Senin (25/4/22) di T1 Bandara Juanda.

Namun demikian, lanjutnya, jika dibandingkan saat 2019, angkanya belum sama, yang berarti masih belum normal seperti sedia kala saat sebelum ada wabah pandemi.

Baca juga: Puncak Arus Mudik Diprediksi KAI Daop 8 Surabaya Bakal Terjadi Mulai Tanggal 29 April

Baca juga: Terungkap Penyebab Honda Brio Tertabrak Kereta di Surabaya Tewaskan 3 Remaja, Begini Hasil Olah TKP

Ia menjelaskan, saat ini, dengan mengambil data di tanggal 22 April - 24 April 2022, total keberangkatan KA Jarak Jauh yang telah KAI Daop 8 Surabaya layani melalui Stasiun Gubeng dan Pasar Turi mencapai 18.853 penumpang.

"Jika dirincikan, per hari rata-rata penumpang yang kami layani mencapai 6 ribuan, ini termasuk Stasiun Gubeng dan Stasiun Pasar Turi," imbuhnya.

Adapun untuk mengantisipasi keramaian mudik lebaran 2022 ini, masih kata Luqman, protokol kesehatan (prokes) yang ketat pun senantiasa dan aturan perjalanan sesuai SE Pemerintah Pusat pun selalu diterapkan.

"Menyambut dilaksanakannya masa angkutan lebaran 1443 H, KAI mulai menerapkan persyaratan baru untuk keberangkatan mulai 5 April 2022. Aturan tersebut menyesuaikan dengan terbitnya SE Kementerian Perhubungan Nomor 39 Tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Perkeretaapian Pada Masa Pandemi Covid-19 tanggal 4 April 2022.

Baca juga: KAI Hadirkan Diskon Tiket dan Tarif Promo untuk Naik Kereta Api di Masa Angkutan Lebaran 2022

Pelanggan KA Jarak Jauh yang telah mendapatkan vaksin ketiga (booster) tidak diwajibkan untuk menunjukkan hasil negatif tes Rapid Tes PCR ataupun Rapid Tes Antigen pada saat proses boarding," imbuhnya secara rinci.

Berikut pemaparan dari Luqman terkait persyaratan lengkap perjalanan menggunakan Kereta Api Jarak Jauh:

a) Vaksin ketiga _(booster)_ tidak perlu menunjukkan hasil negatif _screening_ Covid-19.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved