Seluncuran Kenjeran Park Ambrol

Update Insiden Ambrolnya Seluncuran Kenpark Surabaya, Jumlah Korban Jadi 17 Orang

Update terkait insiden ambrolnya seluncuran Kenpark Surabaya, jumlah korban bertambah menjadi 17 orang. 1 anak yang sempat pulang mendadak mual.

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Dwi Prastika
TribunJatim.com/Luhur Pambudi
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi saat menyemangati salah satu korban ambrolnya seluncuran kolam renang di Kenjeran Park Surabaya, di depan IGD RSUD Dr Soewandhi Surabaya, Minggu (8/5/2022). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Korban luka yang dirawat di rumah sakit akibat ambrolnya seluncuran kolam renang di wahana kolam renang Kenjeran Park (Kenpark) Surbaya pada Sabtu (7/5/2022) kemarin, bertambah satu orang. 

Catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya, korban berjenis kelamin laki-laki dan masih duduk di bangku kelas 3 SD, berinisial AM (9) warga Sidotopo, Kenjeran, Surabaya. 

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan, satu orang korban baru yang dirawat di RSUD Dr Soewandhi Surabaya itu, menambah daftar korban luka-luka akibat insiden tersebut, menjadi 17 orang. 

"Ada 17 orang yang dirawat," ujarnya saat meninjau Wahana Waterpark Kenpark Surabaya, Minggu (8/5/2022). 

Namun, AM sudah memperoleh serangkaian tahapan intervensi medis dari pihak dokter. 

Hasilnya, AM masih harus dilakukan tahapan observasi lanjutan, yang artinya belum diperkenankan untuk kembali pulang atau melanjutkan istirahat di rumah. 

"Dari anak-anak ada 1 yang dalam kondisi tidak masalah, tidak ada patah tulang. Tapi ada pusing. Dan kita sudah melakukan CT-scan, dan hasilnya normal," pungkasnya. 

Sementara itu, General Manajer (GM) Kenpark Surabaya, Paul Steven mengatakan, AM semula sudah memperoleh perawatan pertama oleh tim medis yang disediakan oleh pihak manajemen. 

Bahkan, AM juga sempat dilakukan observasi awal oleh tim medis di RSUD Dr Soewandhi Surabaya, beberapa waktu pascainsiden. 

Namun pada Sabtu (7/5/2022) sekitar pukul 20.30 WIB, AM masih mengeluh mual, sehingga terpaksa diantarkan kembali oleh pihak keluarganya kembali ke rumah sakit. 

"Awalnya merasa pusing kemudian pulang, gak masalah, setelah diberi kotak P3K sini, ternyata 20.30 WIB, dia merasa pusing ya sudah dia coba diobservasi di sana. Tapi belum tahu hasilnya apa," ujarnya saat ditemui TribunJatim.com di lokasi. 

Namun, lima dari 17 orang korban ambrolnya seluncuran kolam renang di Kenpark Surabaya, sudah diperbolehkan pulang untuk melanjutkan proses istirahat di rumah, pada Sabtu (7/5/2022) malam. 

Dari kelima orang itu, empat orang di antaranya sempat menjalani perawatan di RSUD Dr Soewandhi Surabaya, yakni RH (12) warga Mojo, Gubeng, Surabaya; IR (15) warga Sidotopo, Kenjeran, Surabaya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved