Berita Kota Batu

Ditelfon Polisi, Warga Batu Kaget Diminta Datang ke Pos Alun-alun Kota Batu, Pulang Dapat Motor Baru

Sumeh Ati, warga Kelurahan Sisir dibuat kaget ketika ada sambungan telfon dari petugas kepolisian di pagi hari yang cerah, Senin (9/5/2022).

Penulis: Benni Indo | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/BENNI INDO
Sumeh Ati didampingi anggota Polres Batu berfoto bersama sepeda motor yang ia menangkan selepas undian. Sepeda motor itu menjadi yang pertama ia miliki dan akan dimanfaatkan untuk transportasi putrinya ke sekolah. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Benni Indo

TRIBUNJATIM.COM, BATU - Sumeh Ati, warga Kelurahan Sisir dibuat kaget ketika ada sambungan telfon dari petugas kepolisian di pagi hari yang cerah, Senin (9/5/2022).

Saat itu, ia sedang memberi makan burung-burung rawatannya di rumah. Sambungan suara yang memperkenalkan diri dari kepolisian itu membuat Sumeh bingung pada awalnya.

Namun kemudian kebingungan dan ketakutan itu berubah menjadi rasa bahagia. Ia diberi kabar oleh petugas Polres Batu bahwa sebuah sepeda motor matik yang berada di Pos Polisi Alun-alun Batu berhak ia bawa pulang karena menang undian pada nomor 0413.

Bak disambar petir, Sumeh sempat tidak percaya. Kemudian ia dipersilahkan untuk datang langsung ke pos polisi mengambil hadiah. Datanglah Sumeh bersama suaminya ke pos polisi. 

Di sana, ia disambut suka cita. Ia lalu diarahkan ke atas panggung mendekat ke sepeda motor matic yang telah ia menangkan. Sumeh baru saja mendapatkan undian karena telah mengikuti program vaksinasi di pos polisi tersebut.

"Saya sangat senang sekali mendapatkan hadiah ini," ujar Sumeh saat ditemui di lokasi, Senin (9/5/2022).

Baca juga: Ikuti Undian Acak Lewat Scan QR Code di Kasur, Warga Tandes Surabaya Menangkan Hadiah Motor

Sepeda motor matik itu pun menjadi sepeda motor pertama yang ia miliki. Selama ini, keluarganya tidak memiliki sepeda motor. Sang suami yang bekerja serabutan, penghasilannya hanya cukup untuk kebutuhan hidup sehari-hari.

"Ini sepeda motor pertama. Saya akan berikan ke anak saya supaya sekolah tidak jalan kaki," kata Sumeh.

Anak perempuannya sekolah kelas 3 SMP. Setiap hari, putrinya berjalan kaki menuju sekolah. Jaraknya hampir 4 Km.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved