Berita Bojonegoro

Kasus Dugaan Keracunan Massal di Bojonegoro Didalami Polisi, Makanan Hajatan Diajukan ke Labfor

Kasus dugaan keracunan massal di Bojonegoro sedang didalami polisi, barang bukti makanan hajatan diajukan ke Labfor Polda Jatim.

Penulis: M Sudarsono | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Puluhan warga diduga keracunan setelah menyantap makanan hajatan sunatan di Desa Sekaran, Kecamatan Kasiman, Bojonegoro, Sabtu (28/5/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Mochamad Sudarsono

TRIBUNJATIM.COM, BOJONEGORO - Kasus dugaan keracunan massal di Desa Sekaran, Kecamatan Kasiman, Bojonegoro pada Sabtu (28/5/2022) masih didalami Satreskrim Polres Bojonegoro.

Akibat kejadian keracunan massal tersebut, 94 orang terdampak, rinciannya 89 orang rawat jalan di Puskesmas Pembantu Sekaran dan sebanyak 5 orang dirawat inap di Puskesmas Kasiman. 

"Benar, kasus tersebut sedang kita dalami," kata Kasat Reskrim Polres Bojonegoro, AKP Girindra Wardana saat dikonfirmasi, Minggu (29/5/2022). 

Ia menjelaskan, pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi, di antaranya warga setempat yang menerima berkat, kepala desa, yang masak dan tuan rumah, Pundi Widodo (36). 

Saat ini barang bukti makanan sedang diajukan ke labolatorium forensik (Labfor) Polda Jatim, untuk mengetahui penyebab pastinya. 

Disinggung kapan hasil Labfor diketahui, perwira pertama itu mengaku belum bisa memastikan. 

"Semoga hasilnya bisa segera diketahui, yang rawat jalan sudah membaik dan yang rawat inap ada 5 orang," pungkas AKP Girindra Wardana.

Sebelumnya diberitakan, puluhan tamu mengalami keracunan usai menyantap makanan di acara sunatan di Desa Sekaran, Kecamatan Kasiman, Bojonegoro, Sabtu (28/5/2022), sekitar pukul 15.00 WIB. 

Para tamu tersebut menghadiri acara sunatan dengan tuan rumah Pundi Widodo (36), warga setempat. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved