Hasil Riset Kredivo dan Katadata: Transaksi Digital Inklusif hingga Paylater Semakin Diminati

Hasil Riset Kredivo dan Katadata Insight Center: Transaksi digital kini semakin inklusif hingga Paylater banyak peminatnya.

Penulis: Fikri Firmansyah | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Kredivo dan Katadata Insight Center meluncurkan riset tahunannya bertajuk Perilaku Konsumen E-Commerce Indonesia, Jumat (3/6/2022). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Ekonomi digital di Indonesia terus memperlihatkan pertumbuhan yang positif, dan industri e-commerce terus mendorong pertumbuhannya.

Pertumbuhan tersebut juga didorong oleh masyarakat yang semakin terbiasa dengan transaksi digital melalui e-commerce dan peran aktif para pelaku keuangan digital dalam menghadirkan akses layanan digital yang semakin inovatif.

Berangkat dari hal tersebut, guna mengetahui perilaku konsumen e-commerce dan penggunaan transaksi digital yang semakin berkembang, Kredivo dan Katadata Insight Center meluncurkan riset tahunannya bertajuk Perilaku Konsumen E-Commerce Indonesia.

Di tahun ketiganya ini, riset memanfaatkan data primer dengan 16 juta sampel transaksi pembayaran yang berasal dari 1,5 juta sampel pengguna Kredivo di lima e-commerce terbesar di Indonesia selama 2021 dan survei dengan lebih dari 3 ribu responden dari berbagai wilayah Indonesia.

VP Marketing & Communications Kredivo, Indina Andamari mengungkapkan, hasil riset Kredivo bersama Katadata Insight Center diharapkan dapat menjadi referensi bagi pelaku e-commerce beserta para pelaku pendukung ekosistem yang terkait, agar dapat mengatur strategi terbaik untuk pertumbuhan industri e-commerce dan lebih jauh lagi, pertumbuhan ekonomi digital.

Sebagai pelaku pembayaran kredit digital yang terintegrasi dengan paling banyak merchant e-commerce ternama, data transaksi yang Kredivo miliki sangat kaya dengan informasi yang menjadi dasar riset ini untuk menggali lebih dalam kebiasaan berbelanja online masyarakat Indonesia.

"Kami optimistis ke depannya, layanan kredit digital yang fleksibel, terjangkau, dan aman dapat berkontribusi pada pertumbuhan industri e-commerce Tanah Air sekaligus mendorong ekonomi digital yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia," ujar Indina Andamari, Jumat (3/6/2022).

Adapun Beberapa Temuan Menarik Lainnya dari Riset Adalah Sebagai Berikut:

1. Hasil riset menunjukkan tren berbelanja online yang semakin menjadi preferensi masyarakat Indonesia, dengan jangkauannya yang semakin inklusif, terutama di daerah dengan populasi lebih rendah. Dibandingkan 2020, jumlah transaksi dan nilai transaksi e-commerce di kota-kota tier 2 mengalami peningkatan, dengan jumlah transaksinya meningkat dari 31 persen menjadi 34 persen, sedangkan nilai transaksinya meningkat dari 28 persen di 2020 menjadi 30 persen di 2021.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved