Berita Kabupaten Mojokerto

Ratusan Warga Mojokerto Ramai-ramai Desak Pemerintah Tutup Tambang Galian C: Perusak Lingkungan

Ratusan warga Mojokerto ramai-ramai menggelar protes dan mendesak pemerintah untuk menutup tambang galian C: Perusak lingkungan.

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Mohammad Romadoni
Ratusan warga protes tolak keberadaan tambang galian C di Dusun Seketi, Desa Jatidukuh, Gondang, Kabupaten Mojokerto, Selasa (14/6/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Mohammad Romadoni

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Warga Dusun Seketi, Desa Jatidukuh, Gondang, Mojokerto, menolak keberadaan tambang galian C.

Mereka ramai-ramai berjalan kaki menuju area tambang dengan membentangkan poster yang salah satunya berisi tulisan 'Cabut Izin Tambang Perusak Lingkungan' sembari menyuarakan penutupan tambang galian C tersebut.

Sejumlah polisi, perangkat camat hingga pemdes setempat mengamankan di lokasi tambang galian C saat jalannya aksi protes warga.

Bukan tanpa alasan warga kembali mengelar aksi penolakan. Mereka geram dengan maraknya keberadaan tambang galian C itu, lantaran dampaknya merusak lingkungan desa setempat.

Ada lima titik tambang galian C di Desa Jatidukuh

Hasil panen pun turut terdampak, bahkan rumah warga retak akibat aktivitas di tambang galian C ini.

Kordinator aksi dan Ketua Paguyuban Srikandi Peduli Lingkungan Majapahit (PSPLM), Suwarti menjelaskan, warga mendesak Pemerintah Kabupaten Mojokerto segera mengambil sikap dan menutup aktivitas tambang galian C di desanya.

Dampak aktivitas tambang galian C itu disebut merugikan masyarakat karena merusak lingkungan, seperti mengakibatkan jalan rusak, irigasi, sumber mata air keruh, bahkan sejumlah tembok bangunan rumah maupun fasilitas umum retak.

"Ada tiga rumah warga yang temboknya retak dampak dari aktivitas tambang alat pemecah batu," jelasnya, Selasa (14/6/2022).

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved