Berita Madiun

Jaring 241 Pelanggar Lalu Lintas Operasi Patuh Semeru, Polres Madiun Sulit Kirim Surat Konfirmasi

Dalam pelaksanaan Ops Patuh Semeru 2022, Polres Madiun tidak hanya melakukan penindakan terhadap pelanggar lalu lintas tapi juga gencar melakukan

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Sofyan Arif Candra
Satlantas Polres Madiun Berikan Helm Gratis Kepada Pengendara Yang Membawa Anak Namun Tidak Mengenakan Helm beberapa waktu lalu 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Dalam pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2022, Polres Madiun tidak hanya melakukan penindakan terhadap pelanggar lalu lintas tapi juga gencar melakukan sosialisasi tertib lalu lintas.

Kanit Kamsel Satlantas Polres Madiun Iptu Anita Dyah Puspitosari, mengatakan sosialisasi ini diperlukan agar masyarakat pengguna jalan lebih menyadari pentingnya tertib lalu lintas.

Petugas membawa spanduk serta selebaran tertib berlalu lintas yang dibagikan kepada pengguna jalan. Jika pada saat sosialisasi tersebut ditemukan pengendara yang tidak tertib, maka akan diberhentikan.

Secara seksama anggota Satlantas Polres Madiun akan memberikan edukasi dan peringatan agar tidak mengulanginya lagi.

"Jadi sebagai bentuk tindakan preemtif kita melakukan sosialisasi dan imbauan kepada pengendara yang tidak mematuhi lalu lintas," ucap Anita, Sabtu (18/6/2022).

Baca juga: Niat Cari Hiburan di Eks Lokalisasi, Nasib Kakek di Tulungagung Berakhir Tragis: Belum Ngapa-ngapain

Tak hanya itu Satlantas Polres Madiun juga membagikan helm gratis kepada pengguna jalan yang membonceng anak kecil namun tidak mengenakan helm.

"Pada Ops Patuh Semeru mulai tanggal 13 Juni sampai 26 Juni 2022, kami lebih prioritas tilang elektronik, menggunakan mobil INCAR, tindakan manual kita lakukan tertentu saat ada konvoi-konvoi atau arak-arakan, serta knalpot brong," lanjutnya.

Di tempat terpisah, Kanit Turjawali Satlantas Polres Madiun, Ipda Nanang Setiawan mengatakan selama Ops Patuh Semeru 2022 ini, Satlantas Polres Madiun akan memaksimalkan 2 mobil INCAR.

1 mobil INCAR digunakan di wilayah Kabupaten Madiun selatan, lalu 1 mobil INCAR lainnya digunakan di wilayah Caruban dan sekitarnya.

Tiap harinya, Satlantas Polres Madiun bisa memotret lebih dari 500 dugaan pelanggaran menggunakan mobil INCAR.

Selama 4 hari pelaksanaan Ops Patuh Semeru sudah ada 241 pelanggaran yang sudah terkonfirmasi.

"Kendala kita adalah surat konfirmasi yang kadang kala terkirim tidak sesuai alamat karena pindah alamat atau (kendaraannya) berpindah kepemilikan ke orang lain," pungkasnya.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved