Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Tuban

Peternak Sapi di Tuban Punya Jamu Racikan Khusus untuk Tangkal PMK, Berikut Bahan-bahannya

Seiring merebaknya penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak, membuat peternak sapi harus mencari solusi guna meningkatkan kekebalan pada hewan

Penulis: M Sudarsono | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/Mochamad Sudarsono
Sukadi, Peternak Desa Kasiman, Kecamatan Kerek, Tuban saat memberikan jamu pada sapinya. Ramuan ini dipercaya mampu meningkatkan kekebalan pada hewan ternak dari PMK 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Mochamad Sudarsono

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Seiring merebaknya penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak, membuat peternak sapi harus mencari solusi guna meningkatkan kekebalan pada hewan ternak tersebut. 

Peternak harus memberikan jamu racikan tradisional, jika mengetahui tanda-tanda PMK mulai menyerang sapi miliknya. 

Seorang peternak asal Desa Kasiman, Kecamatan Kerek, Tuban, Sukadi saat ditemui di kandangnya mengatakan, memberikan jamu racikan tradisional yang berbahan dasar kunir dan madu lebah untuk sapinya yang terindikasi terpapar PMK. 

Resep jamu tradisional itu didapatnya dari mulut ke mulut, hingga diminumkan pada sapi indukan miliknya. 

"Jadi satu sapi saya terindikasi PMK, saya beri jamu ini," ujarnya kepada wartawan, Selasa (21/6/2022). 

Baca juga: Diberi Ramuan Warisan Leluhur, Sapi di Probolingggo Sembuh dari PMK, Biaya Bahan Cuma Rp20 Ribu

Baca juga: Puluhan Kerbau di Lumajang Mulai Terserang PMK, Peternak Gunakan Jamu untuk Mengobati

Pemilik tiga sapi itu menjelaskan, jamu dibuat dari parutan kunir lalu diperas dan diambil airnya, kemudian perasan air kunir dicampur dengan madu. 

Selanjutnya ditambahkan sedikit air bening, setelah itu jamu langsung diminumkan ke sapi yang sakit dengan menggunakan corong yang terbuat dari bambu. 

Para peternak percaya, dengan diberikan jamu kunir dan madu maka dapat membuat sapi sehat dan merasa hangat. 

"Awalnya tadi keluar air liur banyak dan kakinya sakit diangkat-angkat gitu, juga tidak mau makan. Lalu saya beri jamu racikan setiap sakit dan ini menjadi keyakinan masyarakat sini. Alhamdulillah kondisinya membaik," pungkasnya.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved