Berita Surabaya

Kisah Pilu Driver Ojol Surabaya, Ngalong Gak Dapat Orderan Malah Dibegal, Terpaksa Berhenti 'On Bid'

Kisah pilu driver ojol di Surabaya, 'ngalong' gak dapat orderan malah dibegal hingga motor untuk mencari nafkah raib, terpaksa berhenti 'on bid.'

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Motor Honda Genio warna hitam bernopol DK-3571-FBK milik driver ojol raib digondol kawanan begal saat berada di Halte Darmo Permai 2, Jalan Mayjend Sungkono, Dukuh Pakis, Surabaya, Selasa (28/6/2022). Ini kisah pilu driver ojol di Surabaya, 'ngalong' gak dapat orderan malah dibegal hingga motor untuk mencari nafkah raib, terpaksa berhenti 'on bid.' 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Nasib pilu dialami driver ojek online (ojol) di Surabaya, Arief Budiman (24) saat berada di Halte Darmo Permai 2, Jalan Mayjend Sungkono, Dukuh Pakis, Surabaya, Selasa (28/6/2022). 

Saat bercengkrama bersama temannya, ia didatangi segerombolan orang tak dikenal, hingga motor yang biasa ia pakai mencari nafkah raib.

Bahkan, pria yang bermukim di Tambaksari, Surabaya, itu nyaris terkena sabetan parang, yang diayunkan oleh satu di antara tiga orang komplotan begal yang mendatanginya.

Pelaku lain yang diketahui membawa pisau dapur, juga sempat mengancam akan menghunuskan senjata ke arah tubuh teman Arief yang saat itu sedang nongkrong bersamanya. 

Namun, saat Arief bersama temannya berupaya beranjak dari tempat duduk mereka secepat mungkin menghindari sabetan sajam atau jangkauan komplotan bandit itu, kunci kontak motor Honda Genio warna hitam bernopol DK-3571-FBK milik Arief yang tergeletak di sekitar tempat duduknya tadi, lupa dibawa. 

Komplotan pelaku yang merasa bahwa itu adalah kesempatan langsung mengambil kunci kontak yang teronggok, lalu membawa kabur motor milik Arief. 

Driver ojol di Surabaya ditodong senjata tajam dan motornya dibawa kabur saat ngobrol bersama temannya di Halte Darmo Permai 2, Jalan Mayjend Sungkono, Dukuh Pakis, Surabaya, Selasa (28/6/2022).
Driver ojol di Surabaya ditodong senjata tajam dan motornya dibawa kabur saat ngobrol bersama temannya di Halte Darmo Permai 2, Jalan Mayjend Sungkono, Dukuh Pakis, Surabaya, Selasa (28/6/2022). (TribunJatim.com/Luhur Pambudi)

Insiden tersebut diakui Arief terjadi begitu cepat, sekitar pukul 04.40-05.00 WIB. Kondisi lalu lintas pengendara di ruas jalan tersebut, masih terpantau sepi. Meskipun, beberapa aktivitas petugas kebersihan lingkungan kota sudah mulai tampak. 

"Saya habis 'ngalong', saya enggak dapat orderan, jadi akhirnya saya janjian ketemuan sama teman saya untuk ngopi di kawasan Jalan Girilaya. Lalu kami pulang. Dan kami ngobrol lagi di halte itu," ujarnya saat dihubungi TribunJatim.com, Kamis (30/6/2022). 

Ia mengira, ketiga orang pelaku begal yang berboncengan mengendarai satu motor jenis 'bebek' warna hitam itu, adalah pengendara motor biasa yang hendak bertanya mengenai alamat suatu tempat. 

Tapi dugaannya itu langsung buyar, tatkala seorang pelaku mendadak turun dari motor lalu mengacungkan senjata tajam jenis parang lalu diayunkan ke arah tubuhnya. 

Arief hanya geleng-geleng kepala, jika diminta mengingat-ingat peristiwa nahas yang menimpanya itu. 

Seandainya, ia terlambat sedetik saja untuk meloncat menghindari area jangkauan tebasan ayunan parang pelaku, Arief tak tahu lagi, dirinya bakal berakhir di mana. 

"Teman saya satunya, ditodong (oleh pelaku lainnya) pakai pisau dapur. Iya sudah sempat mengayunkan parangnya ke saya. Satu pelaku bawa parang, satu pelaku bawa pisau," jelasnya. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved