Berita Probolinggo

Dapat Alokasi 9000 Dosis, Ribuan Sapi Sehat di Kabupaten Probolinggo Telah Disuntik Vaksin PMK

Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Probolinggo mencatat jumlah sapi sehat yang sudah diberikan vaksin penyakit mulut dan kuku (PMK) mencapai 3.441 e

Penulis: Danendra Kusuma | Editor: Ndaru Wijayanto
ISTIMEWA/ TribunJatim.com
Pelaksanaan vaksinasi PMK bagi sapi sehat di Kabupaten Probolinggo. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Danendra Kusuma

TRIBUNJATIM.COM, PROBOLINGGO - Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Probolinggo mencatat jumlah sapi sehat yang sudah diberikan vaksin penyakit mulut dan kuku (PMK) mencapai 3.441 ekor. Data itu terhitung hingga Jumat (1/7/2022). 

Medik Veteriner Muda Disperta Kabupaten Probolinggo, drh. Nikolas Nuryulianto, mengatakan program vaksin PMK ini, Kabupaten Probolinggo mendapat alokasi vaksin dari Pemprov Jatim sebanyak 9.000 dosis. 
"Hingga 1 Juli 2022, jumlah sapi sehat yang sudah diberikan vaksin PMK sebanyak 3.441 dosis. Kabupaten Probolinggo diberikan target hingga 7 Juli 2022 untuk melakukan vaksinasi PMK pada ternak sapi yang sehat sebanyak 4.624 ekor (dosis)," katanya, Selasa (5/7/2022). 
Pelaksanaan vaksinasi PMK ini dilakukan berdasarkan Undang-undang Nomor 18 Tahun 2009 jo UU Nomor 41 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas UU Nomor 18 Tahun 2009 Tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan serta Surat Edaran Menteri Pertanian Nomor 01/SE/PK.300/M/5/2022 Tentang Pengendalian dan Penanggulangan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada Ternak. 
Selain itu, SE Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Nomor 05254/SE/PK.300/F/05/2022 Tentang Petunjuk Teknis Pengamatan dan Pengidentifikasian Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Selanjutnya, Keputusan Menteri Pertanian Nomor 500.1/KPTS/PK.300/M/06/2022 Tentang Penetapan Daerah Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (Foot And Mouth Disease). 
"Juga Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 188/362/KPTS/013/2022 Tentang Status Keadaan Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat Penyakit Mulut dan Kuku (Foot And Mouth Disease)," sebutnya. 
Dia berharap, masyarakat ikut berpartisipasi dalam program vaksinasi PMK dan menjaga kesehatan ternak. 
"Penanganan PMK ini bukan hanya tanggung jawab dokter hewan/petugas teknis peternakan semata, masyarakat pun harus peduli untuk menjaga asupan pakan dan hiegine santisai agar PMK bisa diatasi," pungkasnya.
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved