Berita Jatim

Demi Dukung UMKM Lebih Maju, BPN Jatim Kerap Lakukan Akselerasi Inovasi

Sejumlah program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dan pelayanan Kantor Pertanahan (Kantah) buka setiap hari, termasuk Sabtu-Minggu langsung

Penulis: Aqwamit Torik | Editor: Ndaru Wijayanto
istimewa
Kepala Kantor Wilayah BPN Jatim, Jonahar 

TRIBUNJATIM.COM - Sejumlah program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dan pelayanan Kantor Pertanahan (Kantah) buka setiap hari, termasuk Sabtu-Minggu langsung dikebut oleh Menteri ATR/Kepala BPN Hadi Tjahjanto.

Hal ini dilakukan oleh Hadi Tjahjanto pasca belum satu bulan dilantik.

Upaya itu ditunjukkan dengan implementasi Reforma Agraria.

Akselerasi kinerja tersebut dilanjutkan oleh Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (Kanwil BPN) Jawa Timur yang mendukung sektor UMKM naik kelas.

Berdasarkan Perpres No 86 Tahun 2018, Reforma Agraria adalah penataan kembali struktur penguasaan, pemilikan, penggunaan, dan pemanfaatan tanah yang lebih berkeadilan melalui penataan aset dan disertai dengan penataan akses untuk kemakmuran rakyat Indonesia.

Kepala Kantor Wilayah BPN Jatim, Jonahar menjelaskan implementasi dari program tersebut adalah bekerjasama dengan market place agar produk-produk UMKM mendapat pembinaan dan support penjualan produk.

"Pelaku UMKM binaan kita akan dilatih agar display foto produknya lebih bagus, packaging bagus, dan strategi marketing digitalnya digencarkan agar jualannya lebih luas lagi melalui online," kata Jonahar.

Ia mengatakan bahwa Jawa Timur menjadi role model yang kerapkali melakukan akselerasi dan inovasi sehingga diterapkan secara nasional.

"Kalau Jawa Timur menjadi role model, Jawa Timur harus menunjukkan kualitas," ujarnya di acara pembinaan PTSL yang juga dihadiri Ikatan Istri Karyawan dan Karyawati (IKAWATI) BPN RI.

Jonahar melaporkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kemudian, OPD tersebut meneruskan kepada instansi terkait yang mempunyai binaan.

Sedangkan tugas BPN yakni mengurus legalisasi aset. Produk yang diluncurkan adalah makanan minuman, pakaian, kerajinan dan produk UMKM lainnya.

Produk-produk unggulan ini akan dipasarkan secara offline dan online. Pihaknya menggandeng beberapa market place terpercaya untuk membantu pemasaran digital.

"Produk UMKM ini di setiap daerah banyak sekali. Saya minta data-data UMKM dikumpulkan," tegasnya.

BPN Jawa Timur akan meneruskan data-data tersebut sehingga dapat ditentukan prioritas binaan. Pihaknya siap membina dan membantu pelaku UMKM yang belum tersentuh.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved