Berita Nganjuk

Turunkan Angka Stunting, Pemkab Nganjuk Jalankan Program Serbanusa, Cetak SDM Unggul dan Berkualitas

Penurunan angka stunting terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Nganjuk. Kali ini upaya penurunan stunting dilakukan melalui program Sebarnusa (Semangat

Penulis: Achmad Amru Muiz | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/Achmad Amru Muiz
Plt Bupati Nganjuk, H Marhaen Djumadi menyerahkan bantuan konselor kepada perwakilan pemuda dalam program Serbanusa untuk penurunan angka stunting di Nganjuk. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Achmad Amru Muiz

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Penurunan angka stunting terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Nganjuk. Kali ini upaya penurunan stunting dilakukan melalui program Sebarnusa (Semangat Berkobar Membangun Nusa Bangsa).

Plt Bupati Nganjuk, H Marhaen Djumadi menjelaskan, melalui program Sebarnusa tersebut bisa menjadi program bersama untuk mencegah dan menurunkan angka stunting di Kabupaten Nganjuk.

Program tersebut bukan hanya milik pemerintah tapi juga milik masyarakat dan keluarga-keluarga yang ada di Kabupaten Nganjuk.

"Melalui program Sebarnusa itu kita bisa mewujudkan mimpi besar Pemkab Nganjuk untuk mencetak generasi emas dan mewujudkan SDM yang unggul serta berkualitas. Dan itu sesuai dengan visi misi program pemerintah daerah," kata Marhaen Djumadi, kemarin.

Dijelaskan Marhaen Djumadi, dalam upaya untuk mewujudkan itu semua, saat ini Pemerintah Kabupaten Nganjuk sudah melaksanakan berbagai program pendampingan untuk generasi muda.

Baca juga: Pantau Kasus Stunting di Kota Blitar, Pemkot Launching Aplikasi One Touch Stunting

Di antaranya dengan memberikan bimbingan konselor atau training kepada para pemuda seperti kegiatan Sebarnusa.

"Ini bisa diartikan kalau para pemuda di Kabupaten Nganjuk atau khususnya di Kecamatan Pace ini, dapat diberikan wadah (tempat) sebagai teman curhat melalui pendampingan. Dan nanti jika mereka (pemuda) akan menikah sudah memiliki bekal akan pentingnya pencegahan stunting," ucap Marhaen Djumadi.

Ditambahkan Marhaen Djumadi, upaya penurunan stunting tidak berhenti di situ saja, tetapi nanti kalau mereka (pemuda) sudah hamil juga akan diberikan bimbingan sampai bayinya lahir.

Di usia 1000 hari atau usia anak dua tahun akan terus didampingi oleh petugas di lapangan dan dikoordinir oleh Camat setempat.

"Dengan demikian bayi yang dilahirkan bisa dalam kondisi sehat dan tidak stunting," tandas Marhaen Djumadi.

Oleh karena itu, ungkap Marhaen Djumadi, dengan program Serbanusa tersebut diharapkan akan mampu memberikan kontribusi dalam pencegahan dan pengendalian stunting di Kabupaten Nganjuk.

"Targetnya di tahun 2022 ini stunting harus turun di angka 14 persen. Ini perlu kerjasama kita semua," ucap Marhaen Djumadi.

Sementara Camat Kecamatan Pace Kabupaten Nganjuk, Ida Shohibatin mengatakan, gerakan Sebarnusa sebagai kegiatan untuk memberdayakan kaum muda sebagai generasi bangsa yang harus dibekali kreativitas dalam mencapai masa depannya.

"Ini dikarenakan persoalan yang dihadapi adalah dedibumers. Artinya, jumlah pemuda melebihi jumlah generasi lansia dan lain sebagainya," kata Ida Shohibatin.

Makanya, tambah Ida Shohibatin, secara intensif dilakukan bimbingan dan arahan kepada para pemuda dengan gerakan Sebarnusa tersebut.

Hal itu dimaksudkan agar kelak sebagai generasi penerus bangsa memiliki kreativitas atau kegiatan yang terencana dengan baik dengan semangat berkobar untuk nusa dan bangsa.

"Pada ujungnya nanti kesejahteraan dan kebahagiaan bisa didapatkan oleh generasi muda penerus bangsa," tutur Ida Shohibatin.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved