Berita Gresik

Terdakwa Narkoba Gresik Sujud Sukur Tahu Dirinya Bebas, Putusan Kasasi Lebih Ringan dari Hukuman

Terdakwa narkoba langsung sujud syukur di depan pintu gerbang Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Gresik, Jalan Raya Cerme

Penulis: Sugiyono | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Sugiyono
BEBAS – Terdakwa M Adjie Nabawi sujud di halaman pintu gerbang Rutan Kelas IIB Gresik, Jalan Raya Cerme, Kecamatan Cerme, Kamis (18/8/2022). 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Sugiyono

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK – Terdakwa M Adjie Nabawi (21), warga Kebondalem, Kelurahan Simolawang Kecamatan Simokerto, Kota Surabaya dan Muhamad Aji Nursaji (23), warga Perumahan Bumi Cermai Apsari, warga Desa Ngabentan Kecamatan Cerme, Gresik akhirnya bebas setelah putusan kasasi turun dari Mahkamah Agung (MA).

Para terdakwa langsung sujud syukur di depan pintu gerbang Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Gresik, Jalan Raya Cerme, Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, Kamis (18/8/2022).

Penasihat Hukum terdakwa dari Biro Bantuan Hukum Juris Law Firm yaitu Faridatul Bahiyah, mengatakan, ada dua pengajuan kasasi yang turun terhadap dua terdakwa yaitu M Adjie Nabawi dan Muhamad Aji Nursaji. Mereka bebas setelah putusan MA.

Faridatul Bahiyah menambahkan, dalam putusan MA berbunyi, memperbaiki Putusan Pengadilan Tinggi Surabaya Nomor 956/PID.SUS/2021/PT SBY tanggal 30 September 2021 yang menguatkan Putusan Pengadilan Negeri Gresik Nomor 158/Pid.Sus/2021/PN Gsk tanggal 4 Agustus 2021.

Selanjutnya, menyatakan terdakwa Muhamad Aji Nursaji terbukti bersalah melakukan tindak pidana ‘Penyalahguna Narkotika Golongan I bagi diri sendiri’, menjatuhkan pidana kepada terdakwa dengan pidana penjara selama 1 tahun dan 6 bulan. Membebankan kepada terdakwa untuk membayar biaya perkara pada tingkat kasasi sebesar Rp 2.500.

“Putusan yang sama juga diterima terdakwa M Adjie Nabawi. Sehingga, kedua terdakwa langsung sujud di depan pintu gerbang Rutan, sebab bisa pulang bersama keluarga dan merayakan Hari Ulang Tahun ke 77 Kemerdekaan Republik Indonesia bersama warga di kampung halaman,” kata Faridatul Bahiyah.

Baca juga: Siasat Sindikat Peredaran Narkoba di Surabaya, Gunakan Kemasan Teh untuk Sembunyikan 90 Kilo Sabu

Putusan kasasi tersebut sangat meringankan beban kedua terdakwa, sebab putusan di Pengadilan Negeri Gresik menjatuhkan hukuman penjara selama 6 tahun dan denda Rp 800 Juta subsider 2 bulan kurungan.

Selain itu, sebuah dompet yang didalamnya berisi 1 plastik klip berisi kristal warna putih jenis shabu dengan berat timbang kurang lebih 0,30 gram berikut bungkusnya dan sebuah ponsel dimusnahkan. Sedangkan sebuah unit sepeda motor Yamaha Mio Z nopol L 4847 QI. Dikembalikan kepada terdakwa.

Terdakwa M Adjie Nabawi ditangkap jajaran Satnarkoba Polres Gresik pada Pebruari 2021 akibat transaksi narkotika.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved