Berita Kota Batu

Pembangunan Balai Uji KIR Kota Batu Mulai Dikerjakan, Ditargetkan Rampung Akhir Tahun 2022

Pembangunan Balai Uji KIR Kota Batu yang berada di gedung bekas kantor KPU ditargetkan rampung pada akhir tahun 2022.

Penulis: Benni Indo | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Benni Indo
Pembangunan Balai Uji KIR Kota Batu yang berada di gedung bekas kantor KPU ditargetkan rampung pada akhir 2022, Senin (22/8/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Benni Indo

TRIBUNJATIM.COM, BATU - Pembangunan Balai Uji KIR Kota Batu yang berada di gedung bekas kantor KPU ditargetkan rampung pada akhir tahun 2022.

Proyek senilai Rp 3,8 miliar dari pagu anggaran Rp 5,1 miliar ini dikerjakan oleh PT Mandiri Langgeng Gemilang

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DPKPP) Kota Batu, Bangun Yulianto menguraikan, saat ini dilakukan proses pemerataan tanah. Setelah ini, proses selanjutnya adalah pembangunan fondasi bentuk bangunan.

Bekas gudang logistik KPU Kota Batu dibongkar dan diganti menjadi hanggar uji kelayakan spesifikasi kendaraan. Hanggar dirancang memanjang dengan ukuran 8 x 45 meter. Hanggar ditempatkan di sisi samping dan sisi belakang gedung utama. 

"Gedung utama tidak dibongkar, hanya dipoles saja sebagai tempat administrasi. Dari perkiraan Dishub, uji KIR ini bisa menampung 40-50 kendaraan per hari," ujar Bangun Yulianto, Senin (22/8/2022).

Akses masuk ke lokasi uji KIR akan diperlebar pada bagian barat. Akses masuk yang semula lebarnya 3 meter diperlebar hingga 9 meter.

"Sudah ada kesepakatan juga dengan pihak Predator Fun Park untuk memperlebar akses masuk balai uji KIR," imbuh dia.

Dishub Kota Batu memproyeksikan ada kontribusi terhadap peningkatan PAD senilai Rp 1,5 miliar per tahun seiring dengan berdirinya balai uji KIR. Potensi itu diasumsikan dari biaya rata-rata sebesar Rp 100 ribu dikalikan 7.000 unit kendaraan di Kota Batu setiap enam bulan sekali atau dua kali per tahun.

“Bahkan potensinya bisa lebih jika nantinya memfasilitasi pemilik kendaraan dari wilayah Malang barat meliputi Pujon, Ngantang, Kasembon,” ujar Kepala Dishub Kota Batu, Imam Suryono beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut, Imam Suryono mengatakan, untuk mendukung operasional, Dishub akan terlebih dulu melakukan pengadaan alat yang nilainya berkisar Rp 7 miliar. 

"Alat-alat yang dibutuhkan semisal brake tester, smoke tester, speedometer tester," terangnya.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Kumpulan berita seputar Batu

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved