Berita Malang

Oknum TPOK Satpol PP Kota Malang Ditangkap Polisi, Diduga Tersandung Kasus Narkoba

Oknum Tenaga Pendukung Operasional Kegiatan (TPOK) Satpol PP Kota Malang berinisial DC ditangkap Polresta Malang Kota.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Ndaru Wijayanto
shutterstock
Ilustrasi narkoba. Kasus narkotika diduga juga menimpa Oknum Tenaga Pendukung Operasional Kegiatan (TPOK) Satpol PP Kota Malang berinisial DC yang ditangkap Polresta Malang Kota. Penangkapan ini dilakukan karena DC diduga tersandung kasus narkoba. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Oknum Tenaga Pendukung Operasional Kegiatan (TPOK) Satpol PP Kota Malang berinisial DC ditangkap Polresta Malang Kota. Penangkapan ini dilakukan karena DC diduga tersandung kasus narkoba.

Hal tersebut dibenarkan langsung oleh Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto.

"Iya benar, penangkapan dilakukan oleh Satresnarkoba Polresta Malang Kota," ujarnya saat dikonfirmasi oleh TribunJatim.com, Jumat (26/8/2022).

Namun, pria yang akrab disapa BuHer ini belum berkenan mengungkap detail penangkapan tersebut.

"Sabar ya, karena mau dirilis," tambahnya.

Sementara itu, Kabid Ketenteraman dan Ketertiban Umum (KKU) Satpol PP Kota Malang, Rahmat Hidayat mengungkapkan, bahwa oknum tersebut telah mengundurkan diri.

Baca juga: Sopir Truk di Ponorogo Banting Setir Jadi Pengedar Sabu, Jual Paket Hemat ke Sesama Sopir

"Faktanya, orang atau oknum yang disebutkan tadi (DC) sudah mengundurkan diri dan sudah ada pemutusan kerja. Kalau tidak salah, dia melakukan pengunduran diri pada minggu kemarin," jelasnya.

Rahmat juga menuturkan, di dalam surat perjanjian kerja TPOK tersebut, terdapat berbagai macam klausula.

"Salah satu klausulanya itu menyebutkan, mengundurkan diri karena terlibat pidana dan lain lainnya. Jadi, saat ini terkait yang disebut tadi (DC), bahwasannya dia bukan anggota Satpol PP Kota Malang," terangnya.

Dirinya juga membantah kabar adanya pemeriksaan dan penggeledahan di kantor Satpol PP Kota Malang, pasca tertangkapnya oknum tersebut.

Baca juga: Kapolsek Sukodono yang Konsumsi Sabu dengan 2 Anak Buahnya Dicopot, Dipindah ke Tempat Lain

"Terkait informasi bahwa ada penggeledahan dari jajaran samping, hal itu tidak benar. Tidak benar dan tidak ada, hoax itu," jujurnya.

Sementara itu, Wali Kota Malang,  Sutiaji mengatakan bahwa tidak ada maksud menutupi kasus tersebut. Pasalnya, menurut laporan dari Kepala OPD terkait, yang bersangkutan sudah mengundurkan diri.

"Karena yang bersangkutan telah berhenti, sehingga tidak berkaitan dengan kami. Pengawasan dari masing-masing OPD terkait, dan sudah menerapkan tes urine berkala. Tetapi yang bersangkutan juga namanya orang, bisa saja berbuat di luar kendali," tandasnya.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved