Berita Malang

Respons Wali Kota Malang Soal Oknum TPOK Satpol PP yang Terjerat Narkoba: Sudah Diberhentikan

Seorang pegawai TPOK di Satpol PP Kota Malang diduga telah menyalahgunakan narkoba. Pegawai berinisial DC tersebut kini telah ditangkap oleh pihak kep

Penulis: Rifki Edgar | Editor: Ndaru Wijayanto
Tribun Jatim Network/Rifki Edgar
Wali Kota Malang, Sutiaji saat membahas terkait wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PKM) pada hewan ternak, Selasa (14/6/2022). Respons Wali Kota Malang Soal Oknum TPOK Satpol PP yang Terjerat Narkoba: Sudah Diberhentikan 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Rifki Edgar

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Seorang pegawai TPOK di Satpol PP Kota Malang diduga terlibat kasus narkoba.

Pegawai berinisial DC tersebut kini telah ditangkap oleh pihak kepolisian pada 19 Agustus 2022 kemarin.

Mendengar hal tersebut, Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan, bahwa DC saat ini sudah diberhentikan sebagai TPOK.

"Itu TPOK sudah diberhentikan," singkat Sutiaji, Jumat (26/8/2022).

Sutiaji mengatakan, bahwa pihaknya sudah melakukan pengawasan dan tes urine kepada pegawai di lingkungan Pemkot Malang.

Hal tersebut sudah menjadi tugas pokok masing-masing perangkat daerah kepada para pegawai, baik ASN maupun TPOK.

Baca juga: Oknum TPOK Satpol PP Kota Malang Ditangkap Polisi, Diduga Tersandung Kasus Narkoba

"Namanya orang kami itu gak tahu. Pengawasan terus kami lakukan, tusinya di OPD terkait, mereka yang bergerak," ujarnya.

Sutiaji mengatakan, bahwa sebenarnya kasus mantan pegawai TPOK di Pemkot yang melakukan tindakan kriminal juga ada.

Selain dugaan penyalahgunaan narkoba, juga ada mantan TPOK yang melakukan tindakan pencurian.

"Kami tidak mungkin menutupi-nutupi. Kami tidak membeda-bedakan itu ASN dan TPOK. Kemarin saja ada yang sudah keluar, tapi ngakunya masih TPOK, tapi mencuri juga," tandasnya.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved