Bank Jatim Beri Perlindungan 22 Ribu Pekerja Rentan Melalui BPJS Ketenagakerjaan

Bank Jatim memberikan perlindungan kepada 22 ribu orang pekerja rentan melalui kepesertaan di BPJS Ketenagakerjaan

Editor: Taufiqur Rohman
istimewa
Bank Jatim memberikan perlindungan kepada 22 ribu pekerja rentan melalui BPJS Ketenagakerjaan 

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - Melalui program Gerakan Nasional Perlindungan Pekerja Rentan ( GN Lingkaran ) BPJS Ketenagakerjaan, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk ( Bank Jatim ) menyerahkan dukungan dana untuk perlindungan jaminan sosial pekerja rentan di Jawa Timur. Kegiatan penyerahan dukungan secara simbolis ini dilaksanakan di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Program kesejahteraan tenaga kerja dan masyarakat di Jatim ditandai dengan perlindungan sebanyak 22.000 imam masjid se Jawa Timur yang meliputi dua program, yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

Pada tahap pertama diberikan sebanyak 10.000 selama tiga bulan yang harapannya nnti akan dilanjutkan kepesertaannya menggunakan dana kas masjid atau infaq masjid agar para imam masjid terlindungi dalam program jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian .

Dalam acara tersebut, dilakukan pula penyerahan secara simbolis oleh Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Bank Jatim Erdianto Sigit Cahyono kepada Ketua Dewan Masid Indonesia (DMI) Provinsi Jawa Timur KH M Roziqi disaksikan Bupati Pamekasan Baddrut Tamam, Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Zainudin, dan Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur, Deny Yusyulian.

Baca juga: Tingkatkan Kepatuhan Badan Usaha, BPJS Ketenagakerjaan Jalin PKS dengan Kejaksaan Negeri se Jatim

Direktur Kepesertaan BPJAMSOSTEK Zainudin menjelaskan, GN Lingkaran merupakan program perlindungan bantuan kepada kelompok masyarakat pekerja rentan, sehingga mereka yang penghasilannya sangat terbatas ini juga mendapat perlindungan jaminan sosial BPJAMSOSTEK.

“Program GN Lingkaran merupakan inovasi sosial yang ditujukan untuk membantu perlindungan pekerja rentan melalui donasi pembayaran iuran jaminan sosial ketenagakerjaan dari dana CSR perusahaan-perusahaan. Baik swasta, BUMN/BUMD ataupun sumbangan masyarakat secara individual,” ujarnya.

Dengan perlindungan BPJAMSOSTEK untuk pekerja yang mengalami kecelakaan kerja atau meninggal dunia akan mengurangi resiko kemiskinan bagi ahli waris yang ditinggalkan, selain mendapatkan santuan juga anak mendapatkan beasisawa sampai kuliah.

Untuk itu, Zainudin mengajak seluruh pekerja dan pemberi kerja untuk memastikan dirinya terlindungi program jaminan sosial ketenagakerjaan. Karena dengan memiliki perlindungan, pekerja yang sedang bekerja hingga keluarganya yang menanti di rumah dapat menjalaninya dengan tenang, dan tentu saja berujung pada masyarakat Jawa Timur yang lebih produktif dan sejahtera.

Baca juga: Tak Patuhi Aturan, Perusahaan Pemberi Kerja Kena Sidak BPJS Ketenagakerjaan dan DPMPTSP Jawa Timur

Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur, Deny Yusyulian, menambahkan, pekerja rentan sebagian besar merupakan pekerja informal dengan penghasilan harian yang hanya cukup untuk membiayai kebutuhan hidupnya saja. Oleh karena itu, dengan adanya GN Lingkaran ini bisa membantu pekerja rentan untuk mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Semakin banyak perusahaan yang menyalurkan dana CSR dalam bentuk perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan maka perlindungan menyeluruh bagi seluruh pekerja di Indonesia dapat segera terwujud,” imbuhnya.

Dia menambahkan, dengan adanya perlindungan ini, pekerja rentan dapat bekerja dengan tenang untuk meningkatkan taraf hidup mereka dan mencapai kesejahteraan.

Sementara itu, Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Bank Jatim Erdianto Sigit Cahyono mengatakan pemberian bantuan GN Linkaran ini merupakan komitmen Bank Jatim dalam mewujudkan kesejahteraan bagi tenaga keagamaan khususnya dilingkungan masjid di Jawa Timur.

“Bantuan berupa perlindungan jaminan sscial ketenagakerjaan selama 3 bulan ini diharapkan menjadi stimulus agar imam dan marbot masjid dapat melanjutkan kepesertaanya sendiri melalui masjid,” ucapnya.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved