Berita Kota Malang

Update Kasus Perundungan Bocah 14 Tahun di Malang, Polisi Tetapkan Empat Pelaku sebagai Tersangka

Update kasus dugaan perundungan bocah 14 tahun di Malang yang videonya beredar, polisi telah menetapkan empat pelaku sebagai tersangka.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Tangkapan layar video aksi perundungan yang dilakukan pada bocah 14 tahun di Malang, Juli 2022 - Update kasus dugaan perundungan bocah 14 tahun di Malang yang videonya beredar, polisi telah menetapkan empat pelaku sebagai tersangka. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Satreskrim Polresta Malang Kota langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan, setelah mendapat laporan dugaan perundungan (bullying) yang dialami Bocil (bukan nama sebenarnya) yang masih berusia 14 tahun.

Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, AKP Bayu Febrianto Prayoga mengatakan, pihaknya telah memeriksa beberapa saksi atas kasus tersebut.

"Selain korban, empat pelaku yang masih anak-anak juga sudah kami periksa," ujar AKP Bayu Febrianto Prayoga kepada TribunJatim.com, Jumat (2/9/2022).

Dari hasil pemeriksaan, Satreskrim Polresta Malang Kota menetapkan empat pelaku perundungan sebagai tersangka.

"Telah ditetapkan tersangka. Tetapi karena ini menyangkut anak, maka kami tetap kedepankan diversi. Kalau diversi tidak menemui jalan, maka proses persidangan seperti biasa," jelasnya.

Dirinya juga menerangkan, aksi perundungan itu dilakukan pada tanggal 16 Juli 2022. Namun, baru dilaporkan pada pertengahan Agustus 2022.

Baca juga: Diajak Main ke Rumah Teman, Bocah 14 Tahun di Malang Malah Dipukul hingga Ditelanjangi, Trauma

"Semua pelaku merupakan teman main korban, dan aksi perundungan itu dilakukan di salah satu rumah pelaku. Mereka main game bersama, setelah itu salah satu pelaku memukul korban dengan bantal dan mainan karet," ujar AKP Bayu Febrianto Prayoga.

"Selain itu, ada juga yang menendang, tetapi tidak secara langsung karena terhalang benda lunak. Kemudian, korban dan para pelaku masuk kamar, lalu korban mukanya dikasih bedak. Setelah itu, cuci muka dan masuk ke kamar barulah pakaian dan celana korban dibuka," bebernya.

AKP Bayu Febrianto Prayoga juga mengungkapkan, korban perundungan telah melakukan visum.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved