Berita Surabaya

Buntut Viralkan Polisi Diduga Palak Sopir Rp500 Ribu, Kades di Gresik Dilaporkan Terkait UU ITE

Viralnya video sopir Pajero Sport yang terlibat keributan di pinggir jalan tol karena menyebut petugas polisi memalak denda tilang Rp500 ribu, kepada

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Ndaru Wijayanto
Istimewa/ TribunJatim.com
Tangkapan layar video viral sopir mobil Pajero terlibat perseteruan dengan oknum anggota polisi di Tol Lebani, Gresik, Jatim 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Viralnya video sopir Pajero Sport yang terlibat keributan di pinggir jalan tol karena menyebut petugas polisi memalak denda tilang Rp500 ribu, kepada seorang sopir mobil pickup, berbuntut panjang. 

Kabarnya, sopir mobil Pajero yang diketahui menjabat sebagai Kepala Desa (Kades) Sumberrame, Kabupaten Gresik, berinisial SW itu, dilaporkan atas pencemaran nama baik, sesuai UU ITE

Pelapornya, Brigadir SA, merupakan anggota Satuan PJR Dilantas Polda Jatim. Ia adalah sosok anggota polisi tertuduh dalam video berdurasi 2 menit 20 detik yang viral tersebut. 

Laporan yang dibuat Brigadir SA terhadap SW dilakukan melalui Subdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim. 

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Ditlantas Polda Jatim Kombes Pol Muhammad Taslim Chairuddin

"Kalau diamankan belum (SW). Tetapi tadi, anggota memutuskan melaporkan yang bersangkutan berdasarkan UU ITE karena yang disampaikan melalui video tidak sebagaimana informasi yang sesungguhnya, karena ada tuduhan dan sebagainya," katanya saat dikonfirmasi TribunJatim.com, Minggu (4/9/2022). 

Berdasarkan informasi yang dihimpunnya, upaya pelaporan hukum tersebut merupakan inisiatif pribadi dari anggotanya setelah viralnya video tersebut. 

Baca juga: Pengakuan Pria yang Ribut dengan Polisi di Gresik soal Tilang Rp 500 Ribu, Ingin Tolong Sopir Pickup

Pasalnya, konstruksi informasi dalam video yang terlanjur viral tersebut, dianggap oleh pihak Brigadir SA, jauh dari kebenaran sesungguhnya dari peristiwa yang terjadi pukul 14.00 WIB, di depan Gerbang Tol Lebani, Wringinanom, Gresik, pada Sabtu (3/9/2022). 

Selain itu, perilaku yang dilakukan oleh SW cenderung menyerang nama baik pribadi dan institusi Polri, sebuah instansi tempat berdinas pelapor. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved