Berita Surabaya

Pengacara Mas Bechi Sebut Ada Keterangan Saksi Korban yang Malah Patahkan Soal Tuduhan ke Kliennya

Dua orang saksi penting kembali dihadirkan dalam sidang lanjutan ke-11 agenda pemeriksaan saksi atas terdakwa Mas Bechi (41) kasus dugaan pemerkosaan

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Ndaru Wijayanto
TribunJatim.com/Luhur Pambudi
Terdakwa kasus pencabulan santri di ponpes di Ploso Jombang, Moch Subchi Al Tsani (MSAT) alias Mas Bechi (41) saat berada di Pengadilan Negeri Surabaya, Kamis (25/8/2022). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Dua orang saksi penting kembali dihadirkan dalam sidang lanjutan ke-11 agenda pemeriksaan saksi atas terdakwa Mas Bechi (41) kasus dugaan pemerkosaan santriwati sebuah ponpes di Jombang, di Ruang Sidang Cakra, Kantor PN Surabaya, Jumat (2/9/2022).

Menurut Penasehat Hukum (PH) terdakwa, I Gede Pasek Suardika, keterangan para saksi justru makin menggugurkan pembuktian dakwaan yang terlanjur dituduhkan kepada kliennya. 

Pasalnya, dua orang saksi ini, merupakan teman dari saksi korban utama. Mereka berada di dalam sebuah kelompok yang sama pada momen sesi interview di dalam area ponpes. 

Momen sesi interview tersebut, sejak pengakuan awal dari saksi korban, dikonstruksikan menjadi momen saat korban mengalami insiden kekerasan seksual dengan pelaku yang kini telah menjadi terdakwa, Mas Bechi

Fakta yang didengar I Gede Pasek dari keterangan para saksi yang hadir dalam sidang hari ini. 

Baca juga: Komnas PA Minta Kasus Perkosaan Santriwati yang Seret Mas Bechi Dibuka Terang: Jangan Beropini

Saksi tersebut mengaku mengikuti sesi interview dengan sosok Mas Bechi sebagai interviewee, selama kurun waktu 5-10 menit. Durasi waktu tersebut, juga berlaku bagi semua anggota kelompoknya.

Dan lokasi tempat interview tersebut, bukan berada di dalam sebuah ruang tertutup. Melainkan di sebuah area terbuka yakni area teras gubuk terapi. 

"Jadi dua saksi fakta, kalau kemarin, saksi katanya. Saksi ini adalah saksi fakta yang mengikuti proses inteview yang bersama-sama dengan saksi korban. Terang, jelas dihadapan sumpah, mengatakan bahwa interview di teras, gubuk terapi, bisa dilihat semua orang, dan disebutkan juga wawancara hanya 5-10 menit," ujarnya, di depan Ruang Sidang Cakra, Kantor PN Surabaya, Jumat (2/9/2022) sore. 

Selain itu, mengenai waktu pelaksanaan interview tersebut. I Gede Pasek mengatakan, para saksi tersebut mengungkapkan, proses interview itu terjadi pada siang hari. 

Baca juga: Sudah 5 Saksi Diperiksa, Sidang Lanjutan Mas Bechi Terdakwa Kasus Perkosaan Santri Kembali Digelar

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved