Berita Malang

Keracunan Makanan, Banyak Guru SD Swasta di Malang Ini Tak Masuk Kerja, Sekolah Diliburkan Seminggu

Belasan orang dari SD swasta di Kota Malang alami keracunan. Diduga, mereka keracunan setelah mengonsumsi makanan yang didapat dari sebuah acara.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/KUKUH KURNIAWAN
Gedung sekolah SD swasta di Kota Malang yang sejumlah gurunya keracunan makanan usai hadiri acara perpisahan. Akibatnya sekolah diliburkan selama seminggu 

Sementara itu, Plt Kapolsek Lowokwaru, AKP Anton Widodo mengungkapkan, kejadian itu masih didalami oleh Unit Reskrim Polsek Lowokwaru.

"Kami baru diberitahu oleh salah satu wali murid pada Senin (5/9/2022) ini. Melalui Bhabinkamtibmas, kami sudah melakukan jemput bola untuk mendatangi pihak-pihak terkait," terangnya.

Anton juga mengatakan, bahwa Unit Reskrim Polsek Lowokwaru sudah melakukan penyelidikan, dengan mendatangi katering penyedia makanan di acara itu.

Dari hasil pemeriksaan, keracunan diduga diakibatkan karena masakan yang sudah melewati batas waktu konsumsi (basi).

"Kalau dari keterangan pihak katering, masakan yang disajikan itu sudah siap sejak pukul 05.00 WIB. Karena awalnya masakan itu, untuk konsumsi pagi-siang. Namun karena ada beberapa yang berpuasa, akhirnya makan waktu sore hingga malam. Dan dugaan awal, karena masakan tersebut sudah rusak dan menyebabkan keracunan," jelasnya.

Dan saat ini, pihak Unit Reskrim Polsek Lowokwaru masih terus bergerak melakukan penyelidikan.

"Saat ini masih terus kami selidiki, dan masih dalam proses pengembangan," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, dr Husnul Muarif juga membenarkan adanya keracunan tersebut.

"Benar ada kejadian, laporan juga sudah kami terima. Namun, kami masih ada kegiatan, nanti saya cek lagi," tandasnya.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved