Berita Jember
Mertua Tak Mau Terima Kehamilan Menantu, Pasutri Siri Tinggalkan Bayinya di Halaman Yayasan Jember
Mertua tak mau terima kehamilan menantu, pasangan suami istri siri asal Bondowoso meninggalkan bayinya di halaman yayasan di Jember.
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Dwi Prastika
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sri Wahyunik
TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Pasangan suami istri siri asal Kabupaten Bondowoso ditangkap polisi karena menelantarkan bayinya.
Bayi tersebut diletakkan begitu saja di halaman Yayasan Mambaul Ulum, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sumbersari, Jember.
Pihak yayasan yang menemukan bayi perempuan dan masih hidup di halaman langsung melapor ke polisi.
Polisi pun bergegas mendatangi lokasi, untuk menyelamatkan bayi tersebut. Setelah menyelamatkan bayi, polisi langsung melakukan serangkaian penyelidikan.
"Akhirnya pelaku pembuangan bayi bisa kami identifikasi, dan sudah kami amankan sekarang," ujar Kapolsek Sumbersari, Kompol Sugeng Piyanto, Senin (12/9/2022).
Awalnya polisi mendapatkan identitas pembuang bayi adalah seorang perempuan. Dia berinisial RH (24) warga Kelurahan Nangkaan, Kecamatan/Kabupaten Bondowoso.
Baca juga: Cuci Baju di Sungai Bersama Anak, Warga Lumajang Temukan Selimut, Sempat Dikira Ular Ternyata Bayi
Dia mengakui bayi itu merupakan bayinya, hasil pernikahan siri dengan NO (25) warga Desa Bukor, Kecamatan Wringin, Kabupaten Bondowoso.
RH pun menghubungi NO agar datang ke Polsek Sumbersari. NO pun mendatangi Kantor Polsek Sumbersari.
Kompol Sugeng Piyanto menuturkan, pihaknya bisa melacak pembuang bayi tersebut dari keterangan pihak yayasan.
Pihak yayasan mengaku, pada Jumat (9/9/2022) malam, mendapatkan telepon dari seseorang yang hendak menitipkan bayi ke yayasan tersebut.
Namun karena kedatangan orang yang hendak menitipkan bayi sudah terlalu malam, pihak yayasan meminta orang itu datang keesokan harinya.
Namun rupanya, orang itu tidak menuruti saran pihak yayasan. Dia malah meninggalkan bayi tersebut.
Barulah pada Sabtu (10/9/2022) sekitar pukul 06.00 WIB, pihak yayasan menemukan bayi tersebut.
Dari penelusuran, ternyata diketahui pembuangnya adalah dua orang, pasangan suami istri siri.